Beranda Artikel Mudahnya Beribadah di Bulan Ramadhan dengan I’tikaf

[DETaR] Mudahnya Beribadah di Bulan Ramadhan dengan I’tikaf

BERBAGI
Ilustrasi.(Rani Mauizzah/DETaK)

Artikel | DETaK

Assalamualaikum Sobat DETaK, tidak terasa Bulan Ramadhan sudah kita lalui hampir setengah jalan. Bulan yang dijuluki “lebih baik dari seribu bulan” ini memiliki banyak sekali keutamaan, selain di dalamnya terdapat Malam Lailatul Qadar, keutamaan yang akan kita dapatkan sepanjang Bulan Ramadhan ini adalah dilipatgandakannya semua amalan baik.

“Siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan sebanding dengan sepuluh kali lipatnya. Tidak aku katakan alif lam mim itu satu huruf. Namun alif itu satu huruf, laam itu satu huruf dan miim itu satu huruf (alif lam mim itu tiga huruf berarti pahalanya 30).” (HR. Tirmidzi no 2910, merupakan Hadis hasan shahih)

Iklan Souvenir DETaK

I’tikaf adalah kegiatan berdiam diri di dalam mesjid. Menjelang sepuluh akhir Bulan Ramadhan ini, sangatlah dianjurkan untuk meperbanyak I’tikaf. Sebab, waktu tersebut merupakan momen paling potensial untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar. Meski demikian, tidak ada salahnya jika i’tikaf sudah mulai diperbanyak sejak awal Bulan Ramadhan. 

Siapa yang ingin beri’tikaf bersamaku, maka beri’tikaflah pada sepuluh malam terakhir,”  (HR Ibnu Hibban).

I’tikaf sendiri bukan sebatas berdiam diri di dalam masjid saja lho Sobat DETaK, tetapi juga harus disertai niat dan melakukan ibadah seperti shalat, berdzikir, membaca Al-Qur’an, dan lain sebagainya selama ber’itikaf.  Adapun rukun i’tikaf sendiri ada empat, yang pertama niat, yang kedua berdiam diri di masjid sekurang-kurangnya selama tumaninah shalat, yang ketiga di masjid, dan yang terakhir orang yang beri’tikaf.

Jadi udah siap belum nih Sobat DETaK untuk menyambut malam Lailatul Qadar dengan melakukan I’tikaf. Semoga Sobat DETaK diberikan kelancaran untuk berpuasa dan melakukan Ibadah selama Bulan Ramdhan ya..

Sampai jumpa di DETaK edisi Ramadhan lainnya. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Penulis bernama Fitri Ramadhina, Mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Universitas Syiah Kuala. Ia juga merupakan anggota aktif di UKM Pers DETaK.

Editor: Aisya Syahira