Defi Ulantari & Nailul Muna Nasution l DETaK
Darussalam-Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) unit Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan Kepalangmerahan ke-XXXV guna mencetak relawan muda siap tanggap bencana di Gedung Flamboyan lantai 3, Universitas Syiah Kuala, pada 23–27 September 2026.
Kegiatan ini mengusung tema “Membentuk Relawan Muda yang Berani Bertindak, Tulus Mengabdi dan Peduli Terhadap Sesama”, untuk membangun jiwa kepedulian dan kekompakan para peserta.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut menghadirkan berbagai pelatihan seperti praktik pertolongan pertama, evakuasi, cara mengangkat korban, sampai dengan kepemimpinan dan sejarah Kepalangmerahan sendiri. Pada tahun ini, KSR PMI Unit USK juga berkolaborasi dengan Akademi Akupunktur Aceh untuk melakukan pelatihan bersama.
Ketua Panitia Pelatihan KSR-PMI USK 2026, Mas Cahya Putri Mulia, mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta yang siap membantu masyarakat dengan jiwa kemanusiaan.
“Tujuannya itu yang pertama ingin memberi pengetahuan dan keterampilan kepalangmerahan kepada peserta dan juga sekaligus kami ingin menambah relawan muda yang memiliki jiwa kemanusiaan dan siap membantu masyarakat, misalkan ada kejadian seperti bencana banjir kemarin di Sumatra, dikarenakan kami juga kekurangan anggota relawan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Cahya juga berharap KSR-PMI USK akan tetap selalu bersatu, kompak, dan tidak terpisah, agar terus bersama baik secara pertemanan maupun sebagai sesama relawan.
“Semoga kedepannya itu mereka makin kompak, ga ada yang pencar-pencar, pokoknya bersatu, gak ada yang keluar satu-satu kalo ga nanti kita akan kekurangan lagi relawannya, pokoknya intinya harus kompak kedepannya,” ungkapnya.[]
Editor: Husniyyati










