Beranda Artikel Emosi Negatif dan Cara Mengatasinya

Emosi Negatif dan Cara Mengatasinya

BERBAGI
Ilustrasi. (Shahibah Alyani/DETaK)

Artikel | DETaK

Berbicara tentang emosi, pastinya masih banyak yang mengira bahwa emosi itu merupakan suatu perilaku negatif ataupun berupa tindakan agresi yang muncul dari individu, pada kenyataannya definisi tersebut memiliki makna yang keliru.

Pengertian emosi yang sebenarnya ialah suatu respons yang kompleks dan saling berkaitan timbal balik sehingga terjadi perubahan secara mendalam pada individu yang disertai dengan perasaan yang kuat. Emosi merupakan pengalaman subjektif yang dialami dan didasarkan pada sudut pandang yang berkaitan dengan perasaan, perilaku, suasana hati, pengambilan keputusan, karakter dan temperamen.

Iklan Souvenir DETaK

Emosi merupakan hal penting bagi tubuh manusia, yang terjadi dengan spontan, alamiah, dan bertugas melindungi. Terdapat enam emosi dasar dalam diri kita, yaitu sedih, bahagia, jijik, terkejut, takut, dan marah.

Emosi membuat kita siap untuk berperilaku, dan mendorong untuk bertindak. Perilaku yang muncul sangat banyak diwarnai oleh emosi. Emosi dasar individu mencakup emosi positif dan emosi negatif. Emosi positif ialah perasaan yang diinginkan dan membawa rasa nyaman, sedangkan emosi negatif yaitu perasaan yang tidak diinginkan dan menghadirkan kondisi psikologis yang tidak nyaman.

Emosi positif mencakup keceriaan, kebahagiaan, semangat, dan kesenangan yang tentunya memberi dampak positif karena mengungkap rasa bahagia dalam diri, yang kemudian memicu semangat untuk melakukan sesuatu, termasuk ketika harus menganalisis permasalahan dan mengambil suatu keputusan.

Emosi negatif biasanya keluar dalam bentuk kemarahan yang muncul tanpa melihat situasi. Mungkin kita pernah merasakan emosi negatif ketika berhubungan dengan orang yang egois dan membuat kesal.

Emosi negatif ialah suatu keadaan yang dirasa kurang menyenangkan sehingga mempengaruhi sikap dan perilaku dalam berhubungan dengan orang lain. Ketika kita merasakan emosi negatif maka dampak yang kita rasakan adalah negatif, tidak menyenangkan dan menyusahkan. Adakalanya kita mampu mengendalikan emosi negatif, namun terkadang kita gagal melakukannya. Ketika kita gagal mengendalikan emosi negatif maka suasana hati menjadi tidak menentu.

Cara untuk mengendalikan emosi negatif tentunya membutuhkan proses dan latihan. Mungkin kita dapat menahan luapan emosi negatif dengan cara tarik nafas yang dalam, dan mengeluarkannya secara perlahan. Atau cara lainnya dengan memilih untuk diam dan menenangkan diri, kemudian setelah pikiran dan hati dirasa tenang, baru kita bisa berpikir jernih dan menganalisis masalah dengan lebih baik.

Emosi negatif tidak hanya terjadi dalam waktu yang singkat, namun juga dapat terjadi dalam jangka waktu yang lama. Mungkin kita pernah merasakan kemarahan yang tidak turun meskipun kejadiannya telah lama berlalu. Memang dampak emosi negatif tidak dapat hilang begitu saja. Adapun cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi emosi negatif secara efektif, di antaranya ialah sebagai berikut.

Bercerita kepada Orang Lain

Bercerita tentang masalah dan penyebab emosi negatif kepada orang terpercaya akan membuat kita merasa lebih lega dan beban hidup berkurang.

Memaafkan

Yang namanya manusia, tentu saja tidak luput dari kesalahan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk belajar memaafkan kesilapan orag lain. Ada kekuatan kata memaafkan yang sebenarnya lebih memberi efek positif kepada diri kita dibandingkan harus menyimpan kesalahan orang lain dalam waktu yang lama.

Berpikir positif

Emosi negatif dapat dikendalikan dengan berpikir positif. Pola pikir positif dan proaktif akan membuat kita melihat sisi positif dari situasi yang sedang dihadapi. Pada waktu yang sama juga membantu membangun rasa percaya diri dalam menjalani hidup dan mengatasi masalah yang ada.

Menulis

Menulis adalah terapi. Artinya, kita dapat melakukan self healing dengan menulis. Tulis dan ungkapkan semua kegalauan, emosi negatif, dan permasalahan yang dihadapi dalam buku harian atau jurnal. Menulis dapat memberi kelegaan dalam hati dan bisa menjernihkan pikiran.

Merenungkan

Renungkan peristiwa yang menimbulkan emosi sesaat, apakah karena cemburu, marah, iri, atau hal lain yang membuat perasaan tidak tenang, dapat membantu pikiran untuk melakukan evaluasi. Ada baiknya, ketika merasakan emosi negatif, coba tenangkan diri terlebih dahulu dengan menerapkan terapi olah nafas. Kemudian, renungkan semuanya dengan baik dan cobalah melihat permasalahan dari berbagai sudut pandang. Dengan cara ini, kita dapat berpikir logis dan mampu menemukan hal-hal yang sebelumnya terlewat dari perhatian.

Setiap orang pasti memiliki caranya sendiri untuk mengatasi emosi negatif dalam dirinya. Cara yang dilakukan tentunya berbeda, tergantung permasalahan dan latar belakang munculnya emosi negatif tersebut. Intinya pahami emosi yang dirasakan, dan terapkan langkah diatas untuk mengatasi emosi negatif agar hidup menjadi lebih tenang.[]

Penulis bernama Lizatul Amna, mahasiswa Jurusan Psikologi, Fakultas Kedokteran (FK), Universitas Syiah Kuala angkatan 2018.

Editor: Della Novia Sandra