Beranda Artikel Beberapa Momen Unik yang Hanya Terjadi pada Saat Shalat Tarawih

[DETaR] Beberapa Momen Unik yang Hanya Terjadi pada Saat Shalat Tarawih

BERBAGI
Ilustrasi Tarawih. (M. Talal/DETaK)

Artikel | DETaK

Salah satu momen yang dinanti-nanti pada saat bulan Ramadhan adalah ketika shalat tarawih. Setiap muslim akan berbondong-bondong ke masjid untuk mengerjakan shalat sunnah tarawih yang dilakukan secara berjamaah. Sebagai muslim bisa melaksanakan ibadah tarawih di bulan Ramadhan adalah sebuah keistimewaan yang luar biasa. Bahagia rasanya ketika melihat masjid ramai didatangi para jamaah ketimbang hari-hari biasanya. Dan Kejadian itu hanya bisa ditemukan sekali dalam setahun pada saat bulan Ramadhan.

Meskipun tarawih menjadi hal yang selalu dinantikan oleh umat muslim, namun ada saja kejadian unik  yang dirasakan para jamaah setiap tahunnya. Berikut hal-hal unik sering terjadi pada saat Shalat tarawih

  1. Cari Masjid dengan Bacaan dan Rakaat  Pendek Alias Cepat Selesai Tarawihnya
Iklan Souvenir DETaK

Memang sudah bukan rahasia lagi kalau orang Indonesia mau cari tempat shalat tarawih itu pasti selalu pilih-pilih masjid. biasanya yang dipilih adalah masjid yang imamnya hanya membaca surat pendek atau rakaatnya sedikit, masjid yang seperti itu pasti selalu ramai dikunjungi oleh para jamaah. Sebenarnya hal semacam ini sulit untuk diprediksi karena biasanya jadwal imam itu berganti-ganti.  Padahal sebenarnya esensinya bacaan shalat tarawih  itu adalah semakin pelan bacaannya maka semakin mudah menghayati setiap ayatnya, tapi ya yang namanya orang Indonesia banyak mau cepat saja, jadi dipilihlah masjid dengan shalat kilat. Kalo kamu gimana? Cari yang cepet juga atau tipe ingin memahami esensi bacaan setiap ayatnya?

2. Tragedi Sendal Tertukar

Haduh, kalo ini mah kejadian yang ga asing lagi kalo habis shalat tarawih, Berangkat tarawih bawa sandal mahal, eh pulang-pulang malah downgrade jadi sendal jepit karatan. Entah kamu jadi korban atau pelaku, pastinya hal ini selalu terjadi di saat tarawih. Kamu beruntung kalau tertukar sama sandal yang lebih bagus, tapi yang jadi masalah lebih seringnya dapat sandal yang lebih jelek.

Agak nyesek sih, tapi mau gimana lagi, daripada pulang nyeker, mending pakai sandal seadanya aja. Itu pun masih untung kalau ada, Kalo ternyata tidak ada sandal yang tersisa,  ya terpaksa nyeker haha. Nah, untuk mengatasi masalah ini mungkin kamu bisa bawa sandal yang biasa-biasa saja atau kasih tanda untuk sandalmu biar tidak tertukar lagi.

3. Setiap Hari Jamaah Semakin Berkurang

Sepertinya ini sudah menjadi ciri khasnya orang Indonesia kalau awal puasa semangatnya bukan main tapi semakin mendekati lebaran, malah banyak yang loyo gak karuan. Pada awal-awal puasa mungkin bisa temui hampir setiap masjid penuh dan berdesak-desakan dengan jamaah lain bahkan sampai ke teras-teras masjid saking penuhnya, namun semakin lama malah mungkin hanya satu shaf yang paling depan yang penuh.

Pemandangan semacam ini memang selalu ada pada setiap tahunnya, tidak hanya di masjid perkotaan bahkan di masjid-masjid perdesaan juga seperti itu. Ini diibaratkan kayak mercon, keras di depan, tak ada bunyinya di belakang.

4. Bocah Perang Sarung

Kalau masalah ini para bocah-bocah memang susah banget dibilangin, kemarin dikasih tahu eh sekarang kambuh lagi. Perang sarung ini memang seperti sudah menjadi sebuah tradisi yang selalu ada di bulan Ramadhan tiap tahunnya khususnya anak-anak. Waktu paling sering perang sarung ini terjadi ya saat shalat tarawih.

Sebenarnya gapapa juga sih kalau sebelum atau sesudah shalat dilaksanakan, masalahnya mereka selalu main perang sarung saat tarawih dilaksanakan. Jadinya ya kekhusukan para jamaahnya jadi terganggu karena kegaduhan yang dibuat oleh anak-anak ini. Meskipun begitu kadang kalau shalat tarawih tidak mendengarkan suara anak kecil yang sedang main perang sarung rasanya kangen juga karena dengan kehadiran anak-anak ini masjidnya jadi terlihat ramai.

5. Rajin Tarawih Karena Buku Ramadhan

Siapa dulu yang shalat tarawihnya 30 hari penuh karena disuruh guru agama ngisi buku kegiatan Ramadhan? Memang bukan pemandangan yang aneh saat melihat anak-anak kecil pada giat pergi ke masjid. Eh ternyata bukan karena mereka benar-benar punya niat yang tulus untuk tarawih tapi karena ingin mengisi buku Ramadhan aja. Karena terpaksa pergi ke masjid hanya untuk minta tanda tangan, hasilnya kadang-kadang kelakuan anak-anak ini di masjid malah bercanda dan perang sarung.

Jujur saja pasti kamu pernah mengalaminya juga kan? Terutama perang sarung dan sandal hilang. Memang kadang bikin sebel sih tapi justru dengan kejadian unik itulah yang membuat tarawih di Indonesia selalu berwarna. Jadi ayo semangat tarawihnya. []

Penulis adalah Sahida Purnama, mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala. Ia juga merupakan salah satu redaktur di UKM Pers DETaK.

Editor: Della Novia Sandra