Beranda Artikel Ayo Kenali Perbedaan Jenis-Jenis Vaksin Ini!

Ayo Kenali Perbedaan Jenis-Jenis Vaksin Ini!

BERBAGI
(Ilustrator: Nisa Makhrufa [AM]/DETaK)

Artikel | DETaK

Bermula dari kota Wuhan di Tiongkok, Covid-19 telah menerkam negara-negara di dunia dan hingga kini masih merajalela. Sehingga negara-negara di dunia berusaha mengembangkan vaksin pada waktu yang bersamaan untuk melawan pandemi ini. Ada banyak jenis vaksin beredar, seperti Sinovac, Pfizer, Moderna, AstraZeneca dan lainnya. Namun, apakah semua vaksin ini memiliki cara kerja yang sama? Atau adakah yang membedakan antara vaksin satu dengan yang lainnya? Nah, untuk lebih jelasnya ayo cari tau perbedaannya di bawah ini.

1. Sinovac
Sinovac adalah vaksin yang diproduksi dari perusahaan biofarmasi Tiongkok, Sinovac BioTech. Jenis vaksin Sinovac ini dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh dengan metode inactivated virus atau memanfaatkan virus yang sudah dinonaktifkan. Dengan cara tersebut, maka tubuh bisa belajar mengenali virus penyebab Covid-19 tanpa harus menghadapai risiko infeksi serius, dan hal ini dapat memicu pembetukan imun dalam tubuh.

2. Astra Zeneca dan Sputnik V
AstraZeneca dan Sputnik V adalah vaksin yang menggunakan metode Viral Vector. Berbeda dengan Sinovac yang memanfaatkan virus nonaktif, AstraZeneca dan Sputnik V ini memanfaatkan virus aktif namun relative lebih lemah atau virus yang tidak berbahaya, seperti Adenovirus yang berfungsi untuk memicu respon imun agar dapat menghasilkan antibodi dan sel-sel imun lainnya untuk melawan apa yang dianggap sebagai infeksi. Adenovirus ini dapat menyebabkan pilek ringan dan tidak berbahaya bagi manusia.

3. Pfizer dan Moderna
Pfizer dan Moderna adalah jenis vaksin mRNA yang merupakan vaksin jenis baru dan memiliki kandungan yang berbeda dengan jenis vaksin yang lainnya. Berbeda dengan sebelumnya, vaksin mRNA ini tidak memanfaatkan virus yang lemah atau sudah dimatikan. Di dalam virus SARS-Cov-2 terdapat suatu protein yang dimanfaatkan oleh untuk memasuki sel tubuh manusia dan membuatnya lebih mudah menular.

Nah, dari sini vaksin mRNA ini akan mengajari sel untuk memproduksi bagian yang tidak berbahaya yaitu spike protein atau protein yang ditemukan di permukaan virus penyebab Covid-19, dan setelah sel imun mengenal komponen tersebut, imun akan membentuk sistem kekebalan tubuh atau antibodi untuk melawan virus.

Nah, setelah mengetahui perbedaan-perbedaan dari jenis vaksin di atas, perlu ditegaskan bahwa setiap jenis vaksin yang digunakan itu sudah melalui tahapan pengujian yang intensif untuk kemanan dan keefektifannya. []

Iklan Souvenir DETaK

Penulis bernama Aisya Syahira, mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Syiah Kuala angkatan 2021. Ia juga merupakan angota magang (AM) di UKM Pers DETaK.

Editor: Teuku Muhammad Ridha