Artikel | DETaK
Mengingat banyaknya keutamaan di bulan Dzuhijjah, maka di bulan ini terdapat beberapa amal ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan, antara lain:
1. Puasa Arafah

Puasa Arafah ini adalah salah satu amalan yang biasanya di lakukan di bulan Dzulhijjah. Puasa ini dilakukan setiap tanggal 9 Dzulhijjah. Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)
2. Mengucapkan Takbir, Tahlil dan Tahmid
Di bulan Dzulhijjah sudah seharusnya umat Islam memperbanyak mengucapkan takbir, tahlil dan tahmid. Takbir pun diucapkan setiap selesai salat fardhu di masjid, pada hari raya Idul Adha sampai hari tasyrik di sore hari (saat salat Ashar). Selain itu, ketika hendak perjalanan ke lapangan atau masjid untuk salat Ied disunnahkan mengucapkan “Allahu akbar, allahu akbar, laa ilaha ilallah, walllahu akbar, allahu akbar wa lillahil hamdu.” “Tidak ada hari-hari yang lebih mulia di sisi Allah dan amal-amal shalih di dalamnya lebih dicintai-Nya dibanding amal-amal saleh pada 10 hari-hari pertama bulan Dzulhijjah. Oleh karena itu, marilah kita mengucapkan takbir, tahlil, dan tahmid sebanyak-banyaknya.” (HR. At-Thabrani).
3. Salat Hari Raya Idul Adha
Salat hari raya Idul Adha adalah amalan di bulan Dzulhijjah yang paling diutamakan. Sekalipun bagi wanita disarankan untuk ikut menyaksikan seruan kaum muslimin (takbiran dan salat Ied). “Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam memerintahkan wanita yang dipingit (juga wanita yang haid) pada hari Ied, untuk menyaksikan kebaikan dan seruan kaum muslimin. Kemudian seorang wanita berkata: ‘Wahai Rasulullah jika diantara kami ada yang tidak memiliki pakaian, lalu bagaimana?’. Rasulullah bersabda: ‘Hendaknya temannya memakaikan sebagian pakaiannya.” (HR. Abu Daud).
4. Berkurban
Berkurban ini adalah salah satu amalan yang identik sekali dengan hari raya Idul Adha di bulan Dzulhijjah. Kegiatan kurban ini biasanya dilakukan pada hari raya Idul Adha atau tanggal 10 Dzulhijjah. Binatang yang boleh di kurbankan harus sehat, seperti kambing dan sapi. “Tidak ada amalan yang dikerjakan anak Adam ketika hari (raya) kurban yang lebih dicintai oleh Allah ‘Azza Wa Jalla dari mengalirkan darah, sesungguhnya pada hari kiamat ia akan datang dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya dan bulu-bulunya. Dan sesungguhnya darah tersebut akan sampai kepada Allah ‘Azza Wa Jalla sebelum jatuh ke tanah, maka perbaguslah jiwa kalian dengannya.” (HR. Ibnu Majah, At-Tirmidzi, Al-Hakim).
5. Menunaikan Ibadah Haji
Menunaikan ibadah haji juga amalan yang sangat diutamakan di bulan Dzulhijjah bagi mereka yang mampu untuk melaksanakan ibadah tersebut. Ibadah haji ini merupakan rukun Islam yang kelima dan pahala dari berhaji ini sangatlah besar di sisi Allah Ta’ala. “Mengerjakan haji adalah kewajiban menusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah” (Ali-Imran : 97) Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya adalah penggugur (dosa) di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (bagi pelakunya) melainkan surga” (HR al-Bukhari dan Muslim).
6. Berzikir
Zikir adalah salah satu amalan yang mendekatkan diri kepada Allah. Zikir akan lebih baik apabila sering di ucapkan. Jika kita memperbanyak zikir di bulan Dzulhijjah, maka pahala yang kita dapatkan akan dilipatgandakan. “Tidak ada amalan saleh yang lebih dicintai Allah daripada amalan yang dilakukan di sepuluh hari ini (hari-hari pertama bulan Dzulhijjah). Maka para sahabat bertanya, “Tidak juga Jihad Fi Sabilillah? ” Beliau menjawab, “Tidak juga Jihad Fi Sabilillah, kecuali seseorang yang keluar dengan membawa jiwa dan hartanya namun tidak ada satupun yang kembali.” (HR. Bukhari)
7. Bertaubat
Amalan selanjutnya di bulan Dzulhijjah yaitu bertaubat, maka memperbanyaklah bertaubat di bulan Dzulhijjah. Sesungguhnya Allah SWT sangat mencintai hamba-hambanya yang bertaubat dan mengampuni segala dosa hambanya. Maka dari itu, sebelum terlambat marilah kita bertaubat.
8. Berbuat Baik kepada Sesama Manusia
“Tidak ada amalan shalih yang lebih dicintai Allah daripada amalan yang dilakukan di sepuluh hari ini (hari-hari pertama bulan Dzulhijjah)…” (HR. Bukhari). Melakukan perbuatan baik kepada sesama manusia adalah perintah Allah SWT serta meningkatkan silaturahmi dan toleransi dalam masyarakat.
9. Membaca Al-Qur’an
Sebagai Umat Islam, kita dianjurkan untuk membaca Al-Qur’an, walaupun hanya beberapa ayat saja. Begitu pula dengan bulan Dzulhijjah, kita di diberitahukan agar tidak lupa membaca Al-Qur’an, karena bahwasanya Al-Qur’an inilah yang menjadi penolong dan penerang ketika kita di alam kubur nanti.
10. Bersedekah
Amalan baik selanjutnya yang bisa dilakukan di bulan Dzulhijjah adalah bersedekah. Bersedekah ini pahalanya sangatlah besar, mau seberapa pun nominal uang yang kita sedekahkan. Allah SWT juga berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 195 yang berbunyi: “Dan berikanlah infak di jalan Allah dan janganlah engkau menjatuhkan dirimu ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyukai orang yang berbuat baik.”
Penulis bernama Cut Irene Nabilah, Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala.
Editor: Fathimah Az Zahra











