
Mila Karmila & Putri Balqis | DETaK
Darussalam-Mahasiswa Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) mengunjungi Museum Mesin Kuno Industri (Mektri) di Peulanggahan, Banda Aceh, guna mempelajari perkembangan teknologi industri, pada Jumat 18 September 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program UniMAP di Universitas Syiah Kuala (USK) untuk mengenal koleksi mesin kuno.

Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknik Industri USK, Suhendriyanto, mengatakan museum tersebut didirikan untuk melestarikan mesin kuno sebagai bagian dari sejarah peradaban dan budaya teknologi.
“Hal yang melatarbelakangi saya mendirikan museum itu karena museum itu, (karena) mesin-mesin kuno itu adalah sejarah dari peradaban yang sebelumnya. Jadi, kalau kita tidak menjaganya, tidak melestarikannya, berarti kita tidak menghargai apa yang sudah membangun peradaban kita sebelumnya,” ujarnya.
Koordinator kegiatan, Sayed Aqsha Al Mahdaly, mengatakan mahasiswa UniMAP melihat langsung berbagai mesin kuno sekaligus mendapatkan materi mengenai revolusi industri dan perkembangan teknologi dari masa lalu hingga sekarang.
“Mereka datang ke sini sebagai salah satu program dari fakultas. Nah, jadi mereka melihat nih ada beberapa perkembangan dan perbedaan teknik industri yang ada di sini dan juga yang ada di universitas mereka sana, dalam rangka menyambut dan juga pengisian materi,” jelas Sayed Aqsha.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkenalkan Museum Mektri lebih luas sekaligus menambah wawasan mahasiswa mengenai perkembangan permesinan dan perindustrian.
“Harapannya museum ini makin terkenal, materi yang ingin disampaikan juga bisa didapatkan oleh teman-teman kita, tidak hanya yang dari USK, tapi juga dari teman-teman dari Malaysia,” ucap Sayed Aqsha.[]
Editor: Nasywa Nayyara Tsany


![[Lensa] Ratusan Mahasiswa USK di Kantor Gubernur Aceh](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/09/Foto-1-238x178.jpeg)






