
Ade Irma Aprianti | DETaK
Darussalam-Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ocean Diving Club (ODC) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar pengibaran Bendera Merah Putih di dasar laut dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Ahmad Rhang Mayang, Aceh Besar, pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi, yakni Polairud, Basarnas, Bakamla, dan Brimob. Sebanyak 18 anggota ODC USK mengikuti penyelaman, bersama tujuh personel Polairud, personel Basarnas, serta sejumlah alumni.

Panitia kegiatan, Khafidz Ali Siregar, mengatakan pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut memiliki makna bahwa kecintaan terhadap tanah air tidak hanya diwujudkan di daratan, tetapi juga di wilayah perairan.
“Cinta tanah air itu bukan berada di darat saja, tetapi berada di dasar laut juga,” ujar Khafidz.
Menurut Khafidz, kegiatan serupa telah dilaksanakan sekitar sepuluh kali. Pelaksanaan tahun ini berjalan lancar meskipun sempat mengalami kendala teknis ketika substrat naik saat proses pengambilan gambar.
“Alhamdulillah hari ini kegiatan berjalan dengan lancar walaupun tadi ada trouble sedikit, substratnya naik sedikit, tapi bisa kita atasi dalam pengambilan angle gambar,” ucapnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari dosen pendamping serta perwakilan Polairud, Brimob, Bakamla, dan Basarnas. Setelah itu, dilakukan penyerahan simbolis Bendera Merah Putih sebelum peserta memasuki laut menggunakan boat untuk melaksanakan pengibaran bendera di bawah laut.
Selain pengibaran bendera, kegiatan juga dirangkaikan dengan underwater clean up atau pembersihan sampah di bawah laut. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian ekosistem laut.
Sementara itu, Wakil Direktur Polairud Polda Aceh, Mughi Prasetyo Habrianto, mengatakan pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa Indonesia merupakan negara dengan wilayah perairan yang luas.
“Secara umum, untuk memperingati kemerdekaan negara kita. Namun secara khusus, kita Polri, Polairud Polda Aceh menjadi semangat kepada kita semua dan kesadaran bahwa wilayah kita ini juga perairan dan sebagian besar Negara Kesatuan kita itu perairan kelautan,” ujarnya.
Ia menilai momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia. Mughi juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi kepada generasi muda agar turut memberikan kontribusi bagi negara.
“Melalui momen kita berikan wawasan kepada semua untuk menjaga kedaulatan negara kita dan semoga dapat memberikan semangat dan motivasi, serta anak-anak muda dapat memberikan sumbangsihnya kepada negara,” katanya.[]
Editor: Zikni Anggela






![[DETOuR] Papeda, Warisan Kuliner Khas Papua Selatan yang Kaya Rasa dan Makna](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/08/Davina-Dara-Meisya-Papua-Selatan-100x75.png)


