
Siaran Pers | DETaK
Darussalam – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi LT-31 Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan program kerja ecoprint bersama anak-anak di Desa Jruek Balee, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, pada Minggu (2/8/2026). Kegiatan ini bertujuan mengembangkan kreativitas anak melalui pemanfaatan bahan-bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan ecoprint berlangsung dengan melibatkan anak-anak sebagai peserta yang didampingi langsung oleh mahasiswa KKN LT-31 USK. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak membuat karya menggunakan daun dan bunga sebagai motif alami pada media tas kain. Para peserta mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari memilih daun dan bunga, menyusun pola, hingga proses memukul bahan alami agar menghasilkan motif yang unik dan menarik.

Ketua KKN Tematik Literasi LT-31 USK menjelaskan bahwa dipilihnya ecoprint sebagai salah satu program kerja dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menghadirkan kegiatan literasi yang tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mendorong kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, serta pemanfaatan potensi alam yang ada di Desa Jruek Balee.
“Melalui ecoprint, anak-anak diajak mengenal berbagai jenis daun di sekitar mereka, memahami manfaatnya, kemudian mengolahnya menjadi karya yang bernilai seni. Dengan demikian, literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan membaca buku, tetapi juga sebagai proses belajar, mengamati, berkreasi, dan menghasilkan karya dari lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kreativitas, rasa ingin tahu, serta kepedulian anak-anak terhadap lingkungan sejak usia dini. Melalui ecoprint, anak-anak belajar berpikir kreatif, melatih kesabaran, bekerja dengan teliti, serta menghargai kekayaan alam yang ada di sekitar mereka.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah seorang peserta, Syakila Anastasya, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.
“Senang, karena bisa bermain bersama kakak KKN, dan membuat tas bunga,” ujarnya.
Menurut Syakila, bagian yang paling disukainya adalah “membuat tas bunga karena seru,” serta pengalaman baru yang diperolehnya, yaitu “dinasehatin dalam membuat ecoprint.“
Peserta lainnya, Qanita Khaliqa, juga menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan ecoprint.
“Menyenangkan, seru, dan menarik karena bisa bersama kakak-kakak KKN dan abang-abang KKN,” ujarnya.
Menurut Qanita, bagian yang paling disukainya adalah “bagian ketok-ketok bunga yang di tas, dan seru karena ada kakak-kakak KKN.“ Ia juga mengatakan bahwa pengalaman baru yang diperolehnya dari kegiatan tersebut adalah “Kita lebih menjadi anak kreatif yang penuh tawa dan menyenangkan.”
Melalui program kerja ecoprint ini, mahasiswa KKN Tematik Literasi LT-31 USK berharap anak-anak Desa Jruek Balee memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan serta mampu mengembangkan kreativitas dengan memanfaatkan potensi alam di sekitar mereka. []
Editor: Zalifa Naiwa Belleil



![[DETOuR] Papeda, Warisan Kuliner Khas Papua Selatan yang Kaya Rasa dan Makna](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/08/Davina-Dara-Meisya-Papua-Selatan-100x75.png)





