
Izzatul Ulya & Alya Anjadelisya Hasibuan | DETaK
Darussalam–Himpunan Mahasiswa Sejarah (Himas) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) menyelengarakan acara History Expo ke-7 dengan mengangkat tema “Tamadun Aceh: Warisan dan Identitas”. Acara ini dilaksanakan dari tanggal 10-13 November 2025, di Ruang Auditorium lantai 3 gedung FKIP USK.
Acara tahunan ini tidak hanya bertujuan sebagai ajang pameran sejarah saja, namun juga sebagai wadah untuk para mahasiswa agar berkembang menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam berkarya. Selain itu, Acara ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda agar selalu mengingat dan menghargai sejarah Aceh.

Ketua panitia History Expo 2025, M. Zawil Qiram, mengatakan pada acara ini terdapat beberapa kegiatan yang membuat History Expo berbeda dari yang lain. Kegiatan ini menghadirkan seminar bertema kuliner tradisional Aceh serta lomba Catoe Rimun yang dapat diikuti oleh panitia dan peserta pada hari pertama pembukaan. Ia berharap acara ini dapat terus berlanjut dengan tema yang lebih spesifik di masa mendatang.
“Harapan saya untuk History Expo kedepannya ialah semoga acara ini bisa mengangkat tema sejarah kebudayaan Aceh yang lebih spesifik lagi. Karena saya lihat Aceh ini sudah krisis identitas. Banyak orang asli Aceh tetapi bahkan tidak bisa berbahasa Aceh. Ada yang tidak tau warisan kebudayaan Aceh juga,” ujar Zawil.
Selain itu, acara ini juga menampilkan beragam lomba menarik, seperti cerdas cermat tingkat SMA yang berfokus pada sejarah dan kebudayaan Aceh, serta lomba hadang khusus untuk siswa tingkat SMP. Tak hanya itu, terdapat pula workshop dan bedah film yang mengangkat beragam tradisi khas Aceh.
Jihan Zhahira, salah satu pengunjung, menilai bahwa History Expo tahun ini berhasil menarik perhatian para peserta dan pengunjung yang hadir. Menurutnya, tema yang diusung sangat menarik karena melalui kegiatan ini ia mendapatkan wawasan baru tentang kekayaan budaya dan warisan Aceh, termasuk tradisi kuliner yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Aceh.
“Menurut saya, History Expo tahun ini sangat seru, dimana tema yang diangkat tahun ini yaitu tema tentang Aceh warisan dan identitas. Jadi dari sini saya dapat mengetahui ilmu baru tentang warisan-warisan serta budaya, terutama di Aceh,” ucapnya.[]
Editor: Sara Salsabila





![[DETaR] Tips Olahraga di Bulan Puasa Agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-15-at-15.23.21-100x75.jpeg)
![[DETaR] Ramadan dan Tantangan Menjaga Hidrasi Tubuh](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/03/Ilustrasi_Ramadhan-dan-Tantangan-Menjaga-Hidrasi-Tubuh-100x75.png)


