Puisi | DETaK
Kamu adalah objek sastra yang tidak bisa ku lepas.
Ingin selalu ku genggam.

Indah, tapi juga memberi luka.
Kadang terbunuh, kadang hidup lagi.
Mengingatmu adalah luka,
Penghancur jiwa.
Jauh disana, tertanam disini.
Ku pandang langit dengan sejuta tanda tanya, akan kah ada jawaban?
Ternyata langitpun tak menjawab
Haripun tak menjawab.
Semua diam. Hatiku saja yang ribut.
Penulis bernama Alya Anjadelisya Hasibuan, Mahasiswi Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
Editor: Nasywa Nayyara Tsany










