Puisi | DETaK
Dulu, kita selalu bersama
Senang dan pahit pun kita selalu bersama
Darah menjadi saksi di atas tanah
Tanah ini,
Tanah yang dihuni banyak pejuang.
Hilang sudah kini,
Tak ada lagi kebersamaan itu
Semua hilang, kita pecah, saling menyalahkan dan saling melukai
Kita tak lagi satu.

Kita tak lagi saling menggenggam
Kita tak lagi saling melindungi
Ingatkah kawan, tanah pahlawan ini
Tanah Nusantara ini.
Kembalilah dan bersatu, jangan pecah
Garuda menunggu kita
Menunggu untuk berpelukan
Lekas sembuh Indonesiaku.
Penulis bernama Alya Anjadelisya Hasibuan, Mahasiswa Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
Editor: Amirah Nurlija Zabrina










