Beranda Terkini Program Studi Magister Kedokteran Tropis FK USK Adakan Kuliah Tamu

Program Studi Magister Kedokteran Tropis FK USK Adakan Kuliah Tamu

BERBAGI
saat kuliah tanu berlangsung. 11/11/2023. (Intan Eriyani AM/DETaK)

Intan Eriyani [AM] | DETaK

Darussalam–Program Studi Magister Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) bersama PT Prodia WIDYAHUSADA, TBK mengadakan kuliah tamu pada Sabtu, 11 November 2023. Kuliah tamu ini diadakan di aula Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala.

Marissa Arifin selaku regional Head Sumatera Region memberikan kata sambutan terhadap kuliah tamu yang diadakan oleh Universitas Syiah Kuala. Ia mengungkapkan rasa bangga kepada Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala karena telah berhasil meraih peringkat ketiga terbaik di Sumatera. Terlaksananya kuliah tamu ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kita terhadap “Genomics Today”.

Iklan Souvenir DETaK

“Peringkat ini dapat diraih karena kerjasama dan kerja keras usaha yang dilakukan para akademisi dalam melakukan riset dan berbagai penelitian untuk mengharumkan nama institusi ini,” ucap Marissa.

Ia menambahkan mari kita kembangkan skill dan semangat untuk melakukan riset tetapi jangan lupa juga mengasah kemapuan menulis dan mempublikasikan penelitian. Bagaimana cara agar publikasi kita mudah diterima, memilih judul riset yg baik”.

Kuliah tamu ini diadakan untuk meningkatkan pemahaman Dosen dan mahasiswa terkait “Genomics Today” yang sangat diperlukan di era sekarang ini. Narasumber yang dihadirkan untuk mengisi materi yaitu Prof. Gerald pals dengan tema materi yang disampaikan adalah “What the clinicians Should Know About Polygenic Risk Score and Gwas”.

Dedy Syahrizal selaku Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran USK mengungkapkan bahwa Pemahaman di bidang genetika mau tidak mau harus kita tingkatkan khususnya bagi praktisi di bidang biologi. Dalam hal ini, perlu ditingkatkannya kolaborasi agar kita dapat bersama-sama menjalin kerjasama. Ada suatu kerjasama yang akan meningkatkan kapasitas institusi.

“Kita ingin kemajuan Genomics untuk Indonesia. Untuk perkembangan polygenic skore itu mulai dari 2007 yang sudah diterapkan di berbagai hal. Karena kita hidup di Indonesia maka kita mengunakan populasi sampel masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Peserta Kuliah tamu mengikuti kegiatan dengan antusias dan informasi yang disampaikan narasumber menarik dengan tampilan power point yang unik. Materi terkait genomics today merupakan hal yang menarik untuk dikaji lebih lanjut. []

Editor: Amanta Haura