
Muhammad Abdul Hidayat & T. Ichlas Arifin | DETaK
Darussalam – Sebanyak 288 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) resmi dilepas untuk mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) angkatan ketiga tahun 2023 yang tersebar di 56 universitas dan 4 politeknik. Pelepasan mahasiswa outbound PMM ini dilakukan oleh Rektor USK, Marwan, yang diadakan pada Jumat, 4 Agustus 2023, di gedung AAC Dayan Dawood USK.
Dalam sambutannya, Marwan mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang terpilih untuk mengikuti program PMM. Ia berpesan agar mereka dapat menjaga diri dengan sebaik-baiknya selama berada di luar.

“Harapannya, mahasiswa yang terpilih untuk mengikuti program PMM angkatan ketiga ini harus dapat menjadi duta kampus dari universitas syiah kuala yang mana mampu memperkenalkan budaya yang ada di USK maupun di Aceh ini sendiri,” kata Marwan.
Sementara itu, Direktor Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran, Nasaruddin menjelaskan bahwa jadwal keberangkatan mahasiswa outbound ini berbeda-beda, tergantung pada ketetapan dari universitas penerima. Berdasarkan informasi darinya, keberangkatan paling awal adalah pada tanggal 30 Juli 2023 lalu, sedangkan keberangkatan paling terakhir adalah pada tanggal 25 September 2023 mendatang.
“Mahasiswa yang mengikuti program ini berkuliah di universitas penerima yang telah ditentukan dan akan berlangsung selama satu semester penuh atau enam bulan lamanya,” ujar Nasaruddin.
Salah satu mahasiswa outbound yang diterima di Universitas Negeri Gorontalo adalah Bazina Adhira dari jurusan Bimbingan Konseling. Ia mengaku sangat senang dan bersyukur dapat terpilih untuk ikut PMM.
“Alhamdulillah, tidak menyangka bahwa saya terpilih untuk bisa ikut PMM ini. Saya rasa ini akan menjadi pengalaman mengesankan dan menyenangkan bagi saya,” ungkap Adhira.
Adhira berharap agar ia bisa membanggakan USK dan dapat bermanfaat bagi universitas penerimanya nanti. []
Editor: Aisya Syahira









