Siaran Pers | DETaK
Banda Aceh- Fakultas Pertanian (FP) Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan seminar nasional secara daring. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Panitia Munas Formatani VI pada Sabtu, 26 Juni 2021 di Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Seminar ini merupakan kegiatan nasional yang dihadiri oleh peserta dari seluruh Indonesia secara virtual.
Seminar nasional dengan tema “Regulasi dan Monitoring Ganja (Cannabis sativa): Peluang dan Tantangan untuk Tanaman Biofarmaka serta Kegunaan Lainnya” berjalan dengan lancar meskipun terdapat sedikit kendala jaringan saat acara berlangsung. Namun, hal itu dapat diatasi oleh para panitia penyelenggara kegiatan.

“Seminar nasional ini dihadiri oleh 309 partisipan dari seluruh Indonesia,” ungkap Arifah Syahirah selaku ketua bidang acara.
Seminar nasional ini dipandu oleh seorang moderator bernama Afla Nadya yang merupakan seorang influencer asal Aceh. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh para pemateri dan sekaligus tamu undangan, mereka adalah Musri Musman, sebagai peneliti ganja, Yohan Misero sebagai Direktur Hukum dan Kebijakan LGN (Lingkar Ganja Nusantara), AKBP Heru Suprihasto sebagai Wadir Narkoba Polda Aceh, dan Rosdiana dari BNN Provinsi Aceh, serta Ulfatun Nisa, M. Biomed dari Balai Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional.
“Acara Seminar Nasional ini sangat bagus, terlebih lagi panitia yang sudah mahir menggunakan aplikasi Zoom yang tidak biasa, kemudian penyajian materi dari para narasumber juga sangat bagus dan tidak membosankan sehingga para peserta memahami dan berdiskusi aktif melalui tanya jawab yang baik antara pemateri dengan peserta,” ungkap Rido Firmanda selaku Badan Eksekutif Pusat Formatani.
“Kegiatan Seminar ini benar-benar sangat luar biasa karena ini pertama kalinya Kegiatan Munas dilaksanakan secara virtual akan tetapi hasilnya sangat diluar dugaan,” sambung alumni yang lainnya.
“Acara ini sangat keren, panitia dan pemateri sangat luar biasa. Webinarnya mengangkat tema yang unik dengan menyatukan berbagai pandangan yang cukup menarik untuk didiskusikan. Peserta juga cukup antusias pada waktu diskusi. Walaupun acara ini diselenggarakan secara daring namun konsepnya sangat menarik dan teratur,” kata Khofifah selaku Koordinator Keuangan Pusat memberi semangat. []
Editor: Muhammad Abdul Hidayat










