Cut Siti Raihan | DETaK
Tidur setelah sahur banyak dilakukan oleh umat Islam di bulan Ramadan. Padahal tidur setelah sahur sangat tidak dianjurkan dalam Islam karena dapat mendatangkan kerugian atau efek yang tidak baik. Tidak hanya dalam agama Islam saja, tidur setelah sahur juga tidak baik dilihat dari segi kesehatan. Tidur setelah sahur dibolehkan apabila ada hal-hal tertentu saja, demi menjaga kesehatan tubuh. Dilansir dari idntimes.com, berikut ini beberapa dampak atau efek tidur setelah sahur dalam Islam.
1. Tidak mendapatkan keberkahan

Pagi menjadi waktu awal yang baik untuk melakukan segala aktivitas karena masih dalam keadaan segar dan memiliki banyak energi. Di awal pagi juga menjadi awal turunnya rezeki dan keberkahan karena menjadi awal semua aktivitas berlangsung. Untuk itu, tidur setelah sahur tidak akan mendapatkan keberkahan, di waktu pagi Nabi Muhammad Saw telah mendoakan agar pagi menjadi waktu yang penuh dengan keberkahan.
Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw yang artinya:
“Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi hari mereka.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi).
2. Menghambat datangnya rezeki
Tidur setelah sahur atau pagi hari memang enak untuk dilakukan, tetapi ini bisa menjadi salah satu penyebab rezeki kita terhambat. Di pagi hari menjadi awal segala aktivitas berlangsung. Jika kita memutuskan untuk tidur kembali selepas sahur tentu saja kita kurang maksimal dalam menjalankan aktivitas.
3. Tidak akan memperoleh kebaikan
Waktu pagi seharusnya banyak diisi dengan hal-hal yang positif, agar menjadi batu loncatan di waktu siang hingga sore nanti. Dengan mengisi kegiatan pagi yang positif, pikiran kita akan tertata dan rencana-rencana yang akan dilakukan selama satu hari pun akan menjadi lebih jelas dan berjalan dengan baik.
Mengisi kegiatan pagi dengan sesuatu hal yang positif juga akan mendatangkan pahala dan kebaikan bagi diri kita sendiri. Sebagaimana Ibnu Qayyim rahimahullah menjelaskan,
“Di antara hal yang makruh menurut para ulama adalah tidur setelah sholat sahur hingga matahari terbit karena waktu tersebut adalah waktu memanen ghonimah (waktu meraih kebaikan yang banyak.”
4. Menyebabkan rasa malas untuk beraktivitas
Saat kita bangun pagi, badan kita terasa lebih segar dan bersemangat karena masih banyak energi yang kita simpan. Namun, saat kita tidur kembali setelah sahur kondisinya sudah berbeda lagi, badan terasa berat, letih dan lesu. sehingga membuat rasa malas untuk beraktivitas dan terkadang juga aktivitas yang kita lakukan menjadi tidak maksimal.
5. Menimbulkan berbagai macam penyakit
Tidak hanya rasa malas yang timbul saat kita tidur setelah sahur, tetapi bisa juga mendatangkan penyakit lainnya. Salah satu penyakit yang bisa timbul akibat tidur setelah sahur adalah lemah syahwat. Seperti yang dikatakan oleh Ibnu Qayyim rahimahullah,
“Banyak tidur ada yang termasuk dilarang dan ada pula yang dapat menimbulkan bahaya bagi badan. Tidur pagi juga menyebabkan berbagai penyakit badan di antaranya adalah melemahkan syahwat.”
6. Tidak baik untuk kesehatan
Pagi hari menjadi awal metabolisme tubuh mulai bekerja dan melakukan pemanasan. Namun, saat tidur kembali selepas sahur metabolisme tubuh akan terhambat untuk bekerja yang berakibat pada terganggunya kesehatan tubuh kita.
Oleh sebab itu, mulai dari sekarang sebaiknya kita menghindari tidur setelah sahur karena lebih banyak mudharat daripada manfaatnya.
#30HariBercerita










