Beranda Terkini Wujudkan Aksi Nyata, HIMKA FKIP USK Tanam 100 Jenis Mangrove

Wujudkan Aksi Nyata, HIMKA FKIP USK Tanam 100 Jenis Mangrove

BERBAGI
Himpunan Mahasiswa Kimia (HIMKA) FKIP USK mengambil bibit mangrove di kawasan pesisir Lamnga, Aceh Besar, Sabtu 11/10/2025. (Neni Raina Mawaddah [AM]/DETaK).

Fatmi Unaisah Adi Winata [AM] & Neni Raina Mawaddah [AM] | DETaK

Darussalam – Himpunan Mahasiswa pendidikan Kimia (HIMKA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan penanaman mangrove bertema “Aksi Hijau dari HIMKA, Jejak Nyata untuk Bumi Selamanya,”. Kegiatan ini dilakukan di kawasan pesisir Lamnga, Aceh Besar pada Sabtu, 11 Oktober 2025. Muhammad, sebagai penanggung jawab lapangan, menerangkan bahwa terdapat seratus macam jenis mangrove yang telah disediakan.

“Jenis Mangrove disini banyak tapi yang ditanam itu hanya satu jenis saja yang lumayan populer disini yaitu ceriops tagal, kalau dalam Bahasa Aceh Timur disebut ‘bak teungah’ karena bibitnya berasal dari Aceh Timur, jadi karena di tempat kita belum banyak jenis ini maka kita kembangkan,” jelasnya.

Iklan Souvenir DETaK

Ketua Panitia, Nisa Rizqi Shaliha, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja HIMKA dalam bidang lingkungan. Penanaman dilakukan di wilayah Lamnga karena kondisi tanahnya dinilai paling cocok untuk pertumbuhan mangrove.

“Kami memilih lokasi ini karena tanahnya bagus dan sudah dijaga oleh pihak setempat. Sebelumnya kami sempat survei ke daerah Lambada, tapi di sana tanahnya kurang mendukung, jadi tanaman bisa cepat mati,” ujar Nisa.

Lebih lanjut, Nisa menjelaskan bahwa kegiatan ini menargetkan penanaman 1.000 bibit mangrove namun karena keterbatasan waktu sehingga hanya berhasil menanam 600 bibit mangrove.

“Sebenarnya target kami menaman 1.000 bibit mangrove namun karena keterbatasan waktu kami hanya berhasil menanam 600 bibit saja. Penanaman ini penting karena menjadi salah satu upaya menjaga ekosistem pesisir dan mengurangi abrasi pantai”, jelasnya.

Ketua HIMKA, Teuku Faiz Hariri, mengatakan kegiatan ini masih terus berlangsung dan berharap jumlah bibit yang tertanam bisa mencapai target. Faiz juga berharap aksi hijau semacam ini bisa menginspirasi himpunan mahasiswa lainnya untuk berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

“Menanam mangrove ini sangat bermanfaat karena bisa mengurangi abrasi pesisir. Saya sangat merekomendasikan agar himpunan-himpunan lain juga membuat program serupa, atau aksi hijau lain seperti bersih pantai dan penanaman pohon,” tuturnya.

Putri Jamilah, sabagai salah satu peserta menyatakan bahwa ia merasa senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan penanaman mangrove, karena selain menambah pengalaman dan pengetahuan, kegiatan tersebut juga membuat ia merasa ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Saya senang bisa ikut langsung menanam mangrove. Ini pengalaman pertama saya dalam menanam mangrove dan juga menjadi pengalaman berharga saya karena selain menambah wawasan tentang lingkungan, saya juga merasa ikut berbuat baik untuk bumi,” tuturnya. []

Editor : Rimaya Romaito Br Siagian