Zalifa Naiwa Belleil [AM] & Afdila Maisarah [AM] | DETaK
Darussalam-Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FASTANA (Fasilitator Tangguh Bencana) TDMRC Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan acara Global Award On Disaster Resilience (U-DARE) 3.0 dengan mengusung tema “Resilient Voice far Sternghening Disaster Communication” pada 23-25 Oktober 2025 di Auditorium TDRMC USK.
Adapun rangkaian kegiatan pada U-DARE 3.0 meliputi: Seminar Internasional, TDMRC tour, internasional competition, fokus group discussion Kepala BMKG Aceh Dr. Nasrol Adil, dan tour situs kebencanaan di Aceh.

Muhammad Sultan Zakia ketua UKM FASTANA TDMRC menjelaskan bahwa tujuan dari U-DARE 3.0 selain untuk mengedukasi bencana pasca 21 Tahun Aceh Tsunami dan penyelesaian konflik Aceh.
“Acara yang kami selenggarakan bukan saja fokus pada kebencanaan saja namun bagaimana proses penyelesaian konflik di Aceh setelah terjadi tsunami ,” ucapnya.
Ia juga menambahkan harapanya diadakannya U-DARE 3.0 2025 dapat bermanfaat bagi masyarakat luas dan kegiatan ini dapat terus berkembang.
“Harapannya dapat bermanfaat bagi peserta dan masyarakat tentunya serta U-DARE 3.0 2025 dapat di adakan tiap tahun bahkan dapat dilaksanakan luar Aceh nantinya,” ungkapnya.
Salah satu peserta dan Winner Short Movie dari U-DARE 3.0, Muhammad Fayadh Matondang mengaku mendapat pengetahuan dan hal baru dari kegiatan ini.
“Banyak sekali hal baru yang kami pelajari dari kompetisi ini, baik dari peningkatan skill kami di bidang film dan pengetahuan kami terhadap bencana. Melalui seminar yang juga dilaksanakan oleh U-DARE, kami merasakan dampak positif guna meningkatkan wawasan kami sebagai peserta. Kami berharap film kami tidak berhenti sebatas kompetisi, namun dapat menjadi acuan pembelajaran dan berkontribusi untuk mewujudkan masyarakat yang tangguh bencana,” ungkapnya.[]
Editor: Sara Salsabila










