Fayza Ramulan | DETaK
Darussalam— Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan pelatihan relawan National Youth Health Agent (NYHA) 2023. Kegiatan ini merupakan program kerja ISMKI (Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia) dengan UNICEF yang berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu tepatnya dari tanggal 4 sampai 5 Februari 2023 yang bertempat di Aula Dekanat FK USK. Kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya imunisasi, terutama imunisasi dasar dan imunisasi polio, juga vaksinasi.
Ketua panitia kegiatan pelatihan relawan NYHA 2023, Sulthan Yusuf Maulana, menjelaskan bahwa kegiatan ini terwujud karena keresahan mahasiswa kesehatan terhadap rendahnya tingkat imunisasi di Indonesia, terutama di tiga region yaitu Aceh, Surabaya, dan Makassar. Belakangan ini di masyarakat sering sekali muncul hoax mengenai bahaya vaksin dan bahaya imunisasi, sehingga membuat masyarakat enggan untuk imunisasi, sehingga tingkat imunisasi rendah.

“Makanya beberapa bulan kemarin, kan sempat meningkat kasus polio di Aceh karena banyak yang menolak imunisasi dasar,” ucap Sulthan.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan pesertanya yaitu seluruh mahasiswa kesehatan yang ada di Banda Aceh. “Pesertanya tu dari seluruh mahasiswa kesehatan yang ada di Banda Aceh. Beberapa ada dari Universitas Abulyatama, ada dari USK sendiri, dari STIKES, dan Poltekes,” lanjutnya.
Hari pertama adalah seminar yang diisi oleh dokter anak, Raihan dari FK yang membawakan materi tentang imunisasi dan vaksinasi pada anak, materi kedua diisi oleh Salsa dari Universitas Bengkulu yang membawakan materi mengenai pencegahan kekerasan seksual. Dilanjutkan juga dengan materi ketiga dan keempat tentang SOP relawan selama penyuluhan ke masyarakat dan tentang ketersediaan UNICEF sebagai wadah untuk
melaporkan hal-hal penting terkait kesehatan.
Aja Rafika, salah satu panitia pada kegiatan ini mengatakan bahwa hari kedua diisi dengan pelatihan dan games oleh pihak UNICEF. “Kalo di hari kedua itu kebanyakan dari pihak UNICEF nya yang memberi materi, seperti mbak Tanti, kak Bayu, dan bang Hafis,” ujarnya
Lebih lanjut ia menyebutkan waktu keterlambatan peserta menjadi salah satu hambatan selama acara berlangsung. “Sejauh ini cuma mungkin keterlambatan waktunya karena pesertanya terlambat datang, seperti itu aja sih,” ujarnya.
Sulthan juga menambahkan sebelum kegiatan berlangsung, ada beberapa kendala seperti perizinan untuk tempat pelaksanaan kegiatan, pencairan dana yang agak seret di akhir-akhir, dan persiapan yang hanya seminggu sebelum kegiatan NYHA 2023 dilangsungkan, “Agak ribet tapi Alhamdulillah selesai,” imbuhnya.
Ia juga menambahkan bahwa kedepannya akan ada sosialisasi lanjutan selama 3 minggu yang dimulai minggu depan tetapi yang bertanggung jawab bukan USK lagi, sudah kembali diserahkan ke ISMKI
“Kalo misalnya tahun depan ada lagi regi Aceh, dan USK mau ngambil lagi, ga menutup kemungkinan acara akan ada lagi tahun depan. Tapi tergantung ISMKI bakal ngelanjutin program kerja mereka ini atau ga,” tutup Sulthan. []
Editor: Yovita Amanda Putri






![[DETaR] Tips Olahraga di Bulan Puasa Agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-15-at-15.23.21-100x75.jpeg)
![[DETaR] Ramadan dan Tantangan Menjaga Hidrasi Tubuh](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/03/Ilustrasi_Ramadhan-dan-Tantangan-Menjaga-Hidrasi-Tubuh-100x75.png)


