
Mauliza Araska [AM], Putri Balqis [AM] | DETaK
Darussalam-Himpunan Mahasiswa Psikologi (HIMAPSI) Fakultas Kedoketran (FK) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar seminar Internasional Mental Health Competition (I-Mention) dengan tema “Access to Services: Mental Health in Catastrophes and Emergencies”. Acara ini diadakan pada Sabtu, 11 Oktober 2025 di Gedung D, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala.
Tujuan diselenggarakannya I-Mention 2025 untuk memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan mental, terutama di situasi bencana dan keadaan darurat.

Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara dari dalam dan luar negeri, di antaranya Prof. Dr. Noor Aniza Ishak dari Universiti Utara Malaysia, Edilburga Wulan Saptandari, Psikolog dari Universitas Gadjah Mada, dan Rulia Hanifah, Psikolog dari Universitas Syiah Kuala. Acara dipandu oleh Zahrani sebagai moderator.
Ketua Panitia, Najwa Husna, menjelaskan alasan mengapa mengambil tema tentang “ Acces to Services: Mental Health in Catastrophes and Emergencies” karena tema seminar ini menyesuaikan dengan Hari Kesehatan Mental Sedunia, serta relevan dengan kondisi masyarakat Aceh yang pernah mengalami bencana besar.
“Tema ini kami ambil karena sejalan dengan tema global World Mental Health Day. Jika dikaitkan dengan Aceh, kita tahu banyak masyarakat yang masih membawa trauma pascabencana, terutama setelah tsunami tahun 2004. Melalui seminar ini, kami berharap bisa membantu masyarakat untuk sembuh dan bangkit dari trauma-trauma tersebut,” ujar ketua panitia dalam sambutannya.
Salah satu panitia Teuku Muhammad Thariq Syah Banta juga menyampaikan rangkaian acara ini tidak hanya berupa seminar internasional, tetapi juga mencakup konseling gratis dan lomba internasional
“Rangkaian kegiatan ini terdiri dari tiga bagian utama, yaitu konseling gratis, lomba internasional, dan seminar,” ujarnya.
Cut Shofi Chalsa, salah satu peserta di seminar I-Mention USK mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. “Setiap materi yang disampaikan sangat menarik dan mudah dipahami. Para pematerinya juga profesional dan mampu membawakan topik dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.[]
Editor : Rimaya Romaito Br Siagian









