Beranda Terkini Deforestasi Hutan Tinggi di Aceh, Himasylva USK Gelar FGD

Deforestasi Hutan Tinggi di Aceh, Himasylva USK Gelar FGD

BERBAGI
Focus Group Discussion (FGD) dengan Tema “Pengaruh Deforestasi Hutan Terhadap Bencana Alam di Aceh. (Dok. Pribadi)

Siaran Pers | DETaK

Banda Aceh – Himpunan Mahasiswa Kehutanan (HIMASYLVA) Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan Tema “Pengaruh Deforestasi Hutan Terhadap Bencana Alam di Aceh“ kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, Banda Aceh, pada Kamis, 24 November 2022.

FGD dimaksudkan untuk membahas dan mengupas secara tuntas secara bersama-sama Pengaruh Deforestasi Hutan Terhadap Bencana Alam di Aceh dengan bertujuan supaya bisa mendapatkan solusi terbaik dari permasalahan tersebut.

Iklan Souvenir DETaK

Acara FGD yang difasilitasi dan didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, Forum Konservasi Leuser (FKL) dan Program Studi Kehutanan USK. Peserta FGD merupakan Mahasiswa Aktif Program Studi Kehutanan USK.

Kegiatan FGD tersebut dibuka langsung oleh A. Hanan selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan Aceh. Sebagai narasumber pada FGD tersebut yaitu A. Hanan. (Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan Aceh), Alifi Rehanun Nisya (Staff Forum Konservasi Leuser), Subhan (Dosen Program Studi Kehutanan USK) dan sebagai Moderator Ayu Nisyah Zahra Batubara (Mahasiswi Program Studi Kehutanan USK).

Ketua Umum HIMASYLVA USK dalam Sambutanya mengatakan FGD dengan Tema “Pengaruh Deforestasi Hutan Terhadap Bencana Alam di Aceh” sangat menarik untuk dibahas, dikarenakan laju Deforestasi Hutan di Aceh yang masih sangat tinggi.

“Laju Deforestasi Hutan di Aceh masih sangat tinggi, berkenaan dengan hal tersebut bencana alam juga terus terjadi di beberapa daerah kabupaten/ kota di Aceh yang diantaranya juga disebabkan oleh Deforestasi Hutan. Maka dengan diadakananya FGD ini semoga bisa kita kupas secara tuntas bersama-sama pengaruh Deforestasi Hutan Terhadap Bencana Alam di Aceh dan bisa mendapatkan solusi terbaik dari permasalahan ini,” pungkasnya.

Kadis LHK Aceh dalam sambutannya beliau menghimbau bahwa untuk terus menjaga regulasi yang ada demi terciptanya masyarakat Aceh sejahtera dan hutan lestari.

“Deforestasi bukan merupakan faktor utama dari terjadinya suatu bencana alam. Seperti halnya banjir yang sering terjadi bukan semata – mata karena deforestasi namun karena adanya faktor lain,” tutup Kadis LHK Aceh.

Editor: Della Novia Sandra