Beranda Terhangat Kurang Informasi, Mahasiswa Kesulitan Akses Buku di Hari Pertama Pembukaan Perpustakaan USK

Kurang Informasi, Mahasiswa Kesulitan Akses Buku di Hari Pertama Pembukaan Perpustakaan USK

BERBAGI
Proses login dengan aplikasi peduli lindungi. 1/11/21. (Nur Aida Rossa/AM DETaK)

Nur Aida Rossa [AM] | DETaK

Darussalam– Mahasiswa merasa kesulitan saat ingin mengakses buku di hari pertama dibukanya layanan kunjungan ke Perpustakaan USK secara luring. Hal ini dikarenakan kurangnya informasi pada pengumuman di akun resmi perpustakaan USK.

Lisa Maharani, salah satu mahasiswa Jurusan Teknik Arsitektur USK berpendapat bahwa sosialisasi mengenai cara mengakses buku masih kurang karena tidak tertera syarat-syarat lainnya, “Tadi kami sudah naik ke atas, ternyata sistemnya gitu. Itulah menurut kami sosialisasinya masih kurang, gak dibilang bukunya harus di-booking dulu. Padahal mungkin kalau mereka buat di poster gitu, sampai ke sini kita kan ga bingung,” jelasnya.

Suasana di dalam perpustakaan. 1/11/21 (Nur Aida Rossa [AM]/DETaK)
Iklan Souvenir DETaK

Pada poster Instagram di akun resmi Perpustakaan USK hanya tertera syarat untuk mengunjungi perpustakaan dengan mendaftar di link yang sudah tertera, melakukan vaksinasi dan check in dengan aplikasi peduli lindungi di pintu masuk perpustakaan.

“Kalau masih baru, awalnya sulit tapi, mungkin kalau udah biasa gak susah lagi. Cuman kemaren ini, mereka kan ada sebarin poster gitu kan kalau perpustakaan dibuka. Di sana tu cuma dibilang login aplikasi peduli lindungi tu tapi, ternyata sampek sini kita harus login lagi. jadi tiket yang kita pesan dibuat apa gitu,” tambahnya.

Sebelum ke perpustakaan buku bisa dibooking melalui aplikasi UILIS. akan tetapi, di sini juga belum lengkap jurnal maupun buku yang tersedia. Kesulitan ini juga diungkapkan oleh Ayu Rahmadani, salah satu mahasiswa Fakultas MIPA Jurusan Kimia USK.

“Untuk saat ini mungkin sudah cukup bagus, tapi yang sedikit sulit nih bagi kita. Apalagi kita anak eksak kan. kita bermain di jurnal. Kan di UILIS ada OPAC. Disitu kita bisa cari jurnal, yang udah dilangganin sama Unsyiah. Tapi, kalau menurut kakak, kakak cari sendiri pun ga bisa terakses semua. Kita download tapi gak ada kek gitu, gak tersedia, atau memang sistemnya yang gak mau itu juga kurang tau,” pungkasnya.[]

Editor: Cut Siti Raihan