Siaran Pers | DETaK
Lut Kucak – Peserta kelompok 65 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi dan Reguler Periode XXI Universitas Syiah Kuala di bawah bimbingan Purwana Satriyo telah menyelenggarakan kegiatan asesmen keadaan kampung di Kampung Lut Kucak dengan Tema “Melalui KKN Kolaborasi dan Reguler Periode XXI Kita Tingkatkan Pengembangan Potensi Green Economy dan Masyarakat Bebas Stunting”. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 6 hingga 8 Juni 2021. Asesmen dilakukan guna memahami tempat dan profil desa serta melakukan silaturrahmi dengan masyarakat sekitar demi kelancaran program yang telah direncanakan.
Kegiatan pertama yang dilakukan setelah asesmen awal berupa pembersihan Taman Kantor Desa Lut Kucak serta penanaman tanaman obat. Peserta juga turut membantu desa menyiapkan profil dan peta kampung. Lut Kucak sendiri adalah sebuah Desa di Bener Meriah yang memiliki penduduk sebanyak lebih kurang 350 KK dengan potensi besar di bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Paino, Reje (Kepala Desa) Lut Kucak menyampaikan bahwasanya ia tidak keberatan dan tidak ada masalah selama peserta KKN bisa mentaati peraturan yang telah disepakati.
“Selama peserta mampu belajar dengan baik, dan membantu kegiatan di desa saya tidak keberatan dengan kedatangan mereka,” ujarnya.
Menjawab hal ini, Affan Jaya Zulkifli, mahasiswa Teknik Mesin 2019 yang diamanahkan menjadi Ketua Kelompok KKN 65 mengungkapkan bahwasannya ia dan teman-teman sangat bersyukur dapat diterima dengan baik di kampung ini dan akan mencoba berkolaborasi dengan baik untuk menciptakan program-program yang sesuai dan menjawab kebutuhan kampung.
Mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala Periode XXI ini akan mengabdi dan menjalankan program hingga 6 Juli 2022. Beberapa program lainnya yang telah dipersiapkan dan dikemas dalam bentuk sosialisasi, edukasi, dan kegiatan warga.[]
Editor: Amanta Haura










