Resensi | DETaK
Judul Film: The Spirealm
Rilis: 2 Februari 2024
Total episode : 78 eps
Sutradara: Danny Pang
Negara Asal: Tiongkok
Genre: Misteri, Horor, Fantasi, Drama
Pemeran: Xia Zhi Guang, Huang Jun Jie, Liu Ruo Gu, Liu Xiao Bei, Lu Meng Lin, Zheng
Chun Jing
Spirealm merupakan serial yang diadaptasi dari novel populer Kaleidoscope of Death karya Xi Zi Xu. Serial ini disutradarai oleh Danny Pang dan dibintangi oleh Xia Zhi Guang dan Huang Jun Jie sebagai pemeran utamanya. Serial yang dirilis pada Februari 2024 ini telah menarik perhatian para penggemar genre misteri dan fantasi karena alur ceritanya yang intens dan suasana yang gelap.

Spirealm menceritakan tentang Ling Jiushi (Huang Jun Jie), seorang desainer game yang hidupnya berubah drastis setelah menerima CD misterius dan mengalami kecelakaan mobil. Ketika terbangun, ia mendapati dirinya berada di koridor gelap yang dipenuhi dengan dua belas pintu besi. Di mana setiap pintu tersebut mengarah ke dunia
alternatif yang penuh dengan tantangan mematikan, aturan, larangan, dan teka-teki yang rumit. Di setiap dunia, ia dituntut untuk menyelesaikan misi tertentu agar dapat bertahan hidup dan melanjutkan perjalanan ke dunia berikutnya. Di tengah perjalanan, Ling Jiushi bertemu dengan Ruan Lanzhu (Xia Zhi Guang), seorang pria tenang dan cerdas yang memimpin sebuah organisasi bernama Obsidian. Kehadiran Ruan menjadi penting dalam
setiap perjuangan Ling Jiushi karena keduanya saling melengkapi dalam menghadapi berbagai ancaman dan rintangan di dunia yang tidak masuk akal.
Setiap kali Ling Jiushi memasuki salah satu pintu, ia akan dipindahkan ke dunia alternatif yang penuh dengan teka-teki dan tantangan yang mengancam jiwa. Untuk keluar dari dunia tersebut, ia dan rekan yang masuk ke dalam pintu yang sama dengannya harus memecahkan misteri tersembunyi untuk mendapatkan kunci. Kunci ini adalah satu-satunya cara untuk membuka jalan keluar dari setiap dunia. Namun, perjalanan tidak berhenti di situ. Di pintu keluar, mereka akan selalu menemukan selembar kertas berisi “kisi-kisi” atau petunjuk samar yang harus ditafsirkan untuk membuka dan memahami tantangan di pintu berikutnya. Hal ini menciptakan siklus yang berulang; masuk, bertahan hidup, memecahkan misteri, menemukan kunci, keluar, dan bersiap memasuki dunia berikutnya dengan informasi yang semakin kompleks dan membingungkan.
Kekuatan utama The Spirealm terletak pada konsep dunianya yang unik dan atmosfer yang dibangun secara intens. Setiap episode membawa penonton ke dunia baru dengan aturan, teka-teki, dan ketegangan yang berbeda. Latarnya sangat mencekam dengan corak warna gelap dan pencahayaan minimalis yang semakin meningkatkan nuansa horor dan misteri. Tantangan di setiap dunia game tidak hanya menguji kecerdasan dan keberanian, tetapi juga
menekan sisi emosional dan psikologis para tokohnya.
Hal ini membuat serial ini tidak hanya menjadi tontonan yang menegangkan, tetapi juga menyentuh lapisan emosi yang lebih dalam. Akting para pemeran utama memberikan kekuatan emosional pada alur cerita. Xia Zhi Guang
yang memerankan Ruan Lanzhu dengan tenang dan penuh perhitungan, sementara Huang Jun Jie berhasil menunjukkan transformasi karakter Ling Jiushi dari seseorang yang rapuh menjadi seseorang yang lebih kuat dan lebih bertekad dari waktu ke waktu. Keduanya membangun kerja sama yang solid, menggambarkan pentingnya kepercayaan dan solidaritas dalam menghadapi situasi ekstrem. Chemistry mereka menjadi daya tarik utama yang membuat penonton ingin terus mengikuti perjalanan mereka hingga akhir.
Sinematografi dan efek visual dalam The Spirealm juga patut diacungi jempol. Meskipun serial ini tidak mengandalkan Computer Generated Imangery (CGI) masif seperti film-film blockbuster (film-film dengan budget tinggi), penggunaan set lokasi, efek praktis, dan desain produksi yang kreatif mampu menghadirkan suasana dunia alternatif yang mengesankan. Setiap episode dikemas secara singkat, hanya sekitar 15 menit, tetapi cukup padat dan intens, membuat penonton tidak merasa bosan dan selalu penasaran dengan apa yang akan terjadi di episode berikutnya. Namun, beberapa kekurangan tetap terasa.
Durasi yang pendek membuat beberapa adeganterasa terburu-buru dan kurang tereksplorasi, terutama pengembangan karakter selain dua tokoh utama. Sebagian penonton mungkin juga merasa butuh waktu untuk memahami mekanisme dunia yang disajikan karena informasi tidak selalu tersampaikan dengan jelas. Namun, hal ini dapat dianggap sebagai strategi untuk menjaga misteri cerita dan mendorong penonton untuk berpikir sendiri tentang makna tersembunyi di balik tantangan yang ada.
Secara keseluruhan, The Spirealm merupakan tayangan yang memadukan unsur misteri, horor, dan fantasi dengan cara yang tidak biasa. Serial ini tidak hanya menyajikan ketegangan dan aksi, tetapi juga menggambarkan perjuangan manusia dalam menghadapi ketakutan, kehilangan, dan ketidakpastian. Melalui karakter yang kuat dan cerita yang terus berkembang, The Spirealm menyampaikan pesan bahwa di dunia yang penuh dengan ketidakpastian dan kekacauan, kekuatan terbesar datang dari kepercayaan, tekad, dan kemauan untuk terus maju.
Penulis bernama Raisa Amanda, Mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala
Editor: Sara Salsabila











