Beranda Film Nostalgia Persahabatan SMA yang Tak Pernah Usai dalam Film Bebas (2019)

Nostalgia Persahabatan SMA yang Tak Pernah Usai dalam Film Bebas (2019)

BERBAGI
Poster Film Bebas (2019).(Dok. Ist)

Resensi | DETaK

Judul Film : Bebas (2019)
Sutradara : Riri Riza
Pemain : Marsha Timothy, Maizura, Susan Bachtiar, Sheryl Sheinafia, Indy Barends, Agatha Pricilla, Baim Wong, Baskara Mahendra, Widi Mulia, Zulfa Maharani, Lutesha, Salvita Decorte
Tahun Rilis : 2019
Genre : Drama Nostalgia
Durasi : 1 jam 59 menit
Negara : Indonesia
Bahasa : Indonesia

Film Bebas merupakan adaptasi dari film Sunny (Korea Selatan) tahun 2011. Film ini menceritakan persahabatan masa SMA yang  penuh dengan keseruan, kehangatan dan kebebasan remaja. Melalui alur maju-mundur, film ini mengajak penonton bernostalgia pada masa remaja tahun 1990-an.

Iklan Souvenir DETaK

Vina Panduwinata sebagai tokoh utama film ini merupakan ibu rumah tangga. Suatu hari, saat ia menemani Ambunya (ibu) di rumah sakit, suaminya, Adi tidak ikut menjenguk karena ada pekerjaan. Tak jauh dari ruang Ambu terdapat ruang rawat pasien kritis, siapa sangka pasien kritis tersebut adalah Kris (sahabat SMA Vina). Kris sakit parah dan usianya tinggal 2 bulan, Kris meminta tolong kepada Vina untuk mengumpulkan kembali Geng Bebas yang merupakan geng mereka saat SMA.

Perjalanan Vina mencari teman-temannya di mulai dari SMA-nya dahulu. Saat, Vina menginjakkan kaki kembali ke sekolah yang penuh dengan kenangan tersebut, bayangan memori masa lalu mulai menguasai pikirannya.

Vina berasal dari daerah (Sumedang) dan menjadi siswa baru di SMA Jakarta, ia sempat dirundung oleh siswa lain di kelas namun perundungan tersebut tak bertahan lama karena Kris menjadi penyelamat Vina. Awalnya Vina tidak mempunyai teman namun setelah bergabung dengan Geng Bebas dengan karakter yang beragam dan  penuh semangat. Bersama Kris, Jojo, Gina, Jessica, dan Suci, hari-hari Vina dipenuhi dengan tawa, perselisihan kecil, serta kenangan yang menjadi bagian paling berharga dalam hidupnya.

Cerita kemudian beralih ke masa kini, Vina berjumpa kembali dengan gurunya dahulu, Bu Retno. Pertemuan Vina dengan Bu Retno membawa Vina bertemu dengan Jessica yang sekarang berprofesi sebagai sales asuransi yang mendapat teguran dari atasannya. Setelah berjumpa dengan Jessica, mereka berdua pun menjenguk Kris di rumah sakit.  Di sana, mereka bertiga menceritakan kehidupannya masing-masing. Sepulang dari rumah sakit, Vina dan Jessica pergi menemui teman sekelas mereka dulu, Dedi sekarang seorang debt collector. Jessica meminta bantuan kepada Dedi untuk menemukan temannya yang lain. Dedi pun memulai pencariannya dari Jojo.

Sepulang dari sana, di rumah Mia bersikap acuh tak acuh dengan ibunya, Vina, hingga Vina kewalahan menghadapi sikap anaknya itu.

Dulu, Geng mereka pernah berkumpul dengan geng lain untuk berkelahi, karena kekurangan orang Vina pun ikut dengan teman-temannya dalam keadaan lapar. Geng lawan mengejek geng mereka karena kedaerahan Vina, Suci menatap sinis kelakuan  Vina. Tetapi, Vina berusaha membalikkan keadaan dengan berpura-pura kesurupan  sehingga geng lawan ketakutan dan kabur. Malamnya, Gina, Kris, Jessica, dan Jojo berkumpul di rumah Gina untuk sama-sama mendengarkan radio yang merilis nama geng mereka, Geng Bebas.

Esok harinya, Vina dan Jessica pergi menemui Jojo di kantornya, Jojo bersikap dingin dan berlagak seperti pria normal. Saat Ayu, pacarnya mendatangi Jojo di kantor ia sangat bersemangat berjumpa dengan teman Jojo saat SMA karena mengira bahwa Jojo adalah pria macho sejak dulu. Setelah pacarnya pergi, Jojo tetaplah dirinya yang sama seperti dulu. Kemudian, Vina pergi ke kantor Dedi dan menemukan informasi terkait Gina yang ternyata jatuh miskin dan suaminya meninggalkannya.

Vina dan Jojo menemui Gina di rumahnya, sekarang Gina berjualan kue kepang dan  penerjemah, ibunya sakit stroke namun tak bisa dirawat karena biaya. Di sela-sela perbincangan mereka, datang seorang yang menagih utang kepada Gina karena menunggak pembayaran dan mengancam akan mengambil alih rumah tersebut. Gina  tak dapat menjenguk Kris di rumah sakit sekarang dan ia menitipkan uang dan kue kepang untuk Kris.

Di rumah, Vina menambahkan uang dalam amplop Gina sebelum diserahkan kepada Kris. Tiba-tiba Mia pulang ke rumah dengan keadaan menangis namun ia tak ingin menjelaskan permasalahannya dengan ibunya.

Vina mencari tahu masalah Mia ke sekolah, ternyata Mia diganggu oleh siswa nakal dan dilecehkan. Hal tersebut membuat Vina marah dan menceritakannya dengan Kris, Jojo, dan Jessica di rumah sakit. Hal tersebut tak bisa dibiarkan, mereka pun beraksi dengan menemui anak-anak nakal tersebut dan memberikan pelajaran. Akhirnya anak nakal itu ditangkap polisi.

Geng Bebas sedang latihan tari untuk class meeting sekolah, namun gerakan Vina tidak sesuai dengan gerakan mereka. Suci dari awal tidak menyukai Vina dan menanggapi sinis ke arah Vina. Malamnya, Vina datang ke rumah Suci untuk meminta penjelasan atas kemarahan  Suci dengannya. Namun, yang membuka pintu ialah ibu tiri Suci setelah itu Suci pun datang dan langsung membawa Vina keluar dari kawasan rumahnya, di dalam mobil Vina kembali bertanya dengan Suci hingga Suci menjawab pertanyaannya. Ternyata, Suci tidak suka dengan Vina karena Vina satu daerah dengan Ibu tirinya yaitu dari Sumedang. Vina berhasil mengubah pandangan Suci dan mereka pun berdamai.

Vina dan  Mia menjemput Adi di bandara, di perjalanan saat Vina sedang berkendara ada seorang pengendara yang ugal-ugalan dan saat di lampu merah Vina menegur pengendara tersebut sehingga Mia kagum dengan sikap ibunya sekarang yang berani melawan dan tidak hanya diam. Ponsel Vina berdering, telepon dari Jessica, Jessica memberi tahu bahwa Kris telah meninggalkan mereka dan mereka semua diminta untuk berkumpul di rumah Kris.

Rumah Kris sepi tanpa pelayat, hanya mereka. Tak lama kemudian, notaris Kris datang dan membacakan surat wasiat. Agar mereka tak bersedih lagi, Kris menutup surat tersebut dengan meminta Geng Bebas untuk menarikan kembali Bebas yang tak sempat mereka tampilkan ketika class meet dulu. Sesudah menari, datang seorang wanita cantik, dia Suci anggota Geng Bebas yang sekarang sudah menjadi model.

Selain mengangkat tema persahabatan, film ini juga menyelipkan pesan tentang makna kebebasan dan waktu. Kebebasan dalam Bebas bukan berarti tanpa batas, melainkan keberanian untuk menjadi diri sendiri dan menerima perubahan yang tak terelakkan. Waktu boleh berlalu, tetapi kenangan dan ikatan yang tulus akan selalu hidup di hati setiap orang.

Secara keseluruhan, Bebas (2019) adalah film yang hangat, lucu, dan mengharukan. Ia mengingatkan kita bahwa masa muda mungkin telah berlalu, namun semangat persahabatan dan kenangan indah tak akan pernah benar-benar hilang. Film ini cocok ditonton siapa pun yang ingin bernostalgia, tertawa, dan mungkin meneteskan air mata saat menyadari bahwa persahabatan sejati adalah hal yang paling bebas dan abadi dalam hidup.

Penulis bernama Neni Raina Mawaddah, Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala.

Editor: Cut Irene Nabilah