Beranda Buku Buku Better Me: Sebuah Seni Untuk Menjadi Versi Terbaik Diri Sendiri

Buku Better Me: Sebuah Seni Untuk Menjadi Versi Terbaik Diri Sendiri

BERBAGI
Sampul Buku Better Me (Jamalidiana [AM]/DETaK)

Resensi | DETaK

Judul : Better Me: Sebuah Seni Untuk Menjadi Versi Terbaik Diri Sendiri
Penulis : Anna Silvia
Tahun terbit : 2021
Tebal buku : 297 halaman
ISBN : 978-623-00-2925-7
Harga : Pulau Jawa Rp 130.000,-

Tentang Penulis
Anna Silvia adalah seorang life coach bersertifikasi internasional (ICF) dan penulis yang memiliki ketertarikan mendalam pada pengembangan diri. Latar belakangnya yang kuat di bidang psikologi dibuktikan dengan beberapa diploma yang dimilikinya, seperti Neuro Linguistic Programming (NLP), Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Mindfulness Diploma, dan Anger Management Practitioner Diploma.

Iklan Souvenir DETaK

Ketertarikannya untuk memahami bagaimana hidup ini bekerja membawanya berkeliling dunia, menjelajahi lebih dari 72 negara dan 130 destinasi. Pengalaman ini membentuk filosofi hidupnya dan mendorongnya untuk berbagi ilmu. Anna memulai perjalanannya dengan membagikan tulisan inspiratif di komunitas Instagram @betterme.indo, yang telah membantu ribuan orang menemukan versi diri mereka yang lebih baik dan bersyukur.
Segala ilmu dan pengalaman itu kemudian ia tuangkan dalam buku perdananya, “Better Me”. Selain dikenal sebagai penulis, Anna juga merupakan pemenang dari ajang Miss Elite Asia 2021. Berdomisili di Dubai, ia aktif sebagai blogger dan influencer, serta menggeluti dunia permodelan. Melalui berbagai perannya, Anna Silvia menginspirasi banyak orang untuk menjalani hidup yang lebih positif dan menemukan kunci kebahagiaan mereka sendiri.

Sinopsis
Better Me karya Anna Silvia adalah buku panduan pengembangan diri yang mengajak pembacanya untuk menemukan kebahagiaan sejati dengan menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Berangkat dari pengalaman pribadi penulis dalam mengatasi depresi dan berbagai tantangan hidup, buku ini mengajarkan bahwa setiap peristiwa, baik suka maupun duka, adalah pelajaran berharga yang membentuk kita. Anna Silvia berpendapat bahwa perubahan sejati dimulai dari dalam diri, bukan dari faktor luar atau eksternal. Melalui narasi yang inspiratif, buku ini mengupas berbagai rahasia untuk mencapai transformasi diri.

Pembaca diajak untuk melatih cinta diri (self-love) sebagai fondasi utama, memahami kekuatan Law of Attraction dalam menarik energi positif, dan mempraktikkan cara-cara untuk mengatasi overthinking yang seringkali menghambat. Selain itu, buku ini juga menyoroti pentingnya belajar memaafkan, baik diri sendiri maupun orang lain, serta mengubah pola pikir penuh syukur sebagai kunci untuk hidup lebih optimis.
Anna Silvia juga memberikan strategi praktis untuk menghadapi lingkungan toxic dan memulai proses penyembuhan trauma dari masa lalu. Ia meyakinkan pembaca bahwa kita sendirilah kunci untuk mengubah hidup menjadi lebih baik. Dengan menerapkan langkah-langkah konkret yang disampaikan, Better Me bukan sekadar buku melainkan sebuah panduan praktis yang dapat mengubah cara pandang dan cara hidup pembaca. Buku ini mengajarkan bahwa perubahan 180 derajat adalah mungkin, selama kita berani memulai dari diri sendiri.

Tentang Buku
Better Me adalah buku pengembangan diri yang menawarkan panduan praktis untuk mencapai kebahagiaan sejati dengan menjadi versi diri yang lebih baik. Berbeda dari buku pengembangan diri pada umumnya, Anna Silvia menuangkan pengalaman pribadi dan perjalanan transformasinya, dari masa kecil yang penuh depresi hingga menjadi pribadi yang positif dan bahagia. Buku ini berfokus pada langkah-langkah konkret yang dapat diterapkan pembaca untuk mengubah cara pandang dan cara hidup mereka. Pesan utamanya sederhana, yaitu bahwa perubahan sejati dimulai dari dalam diri dan bahwa setiap pengalaman hidup, baik atau buruk, adalah pelajaran yang berharga. Beberapa poin kunci yang dibahas dalam buku ini meliputi:

  1. Pentingnya Self-Love: Buku ini menjadikan cinta diri sebagai fondasi utama. Penulis menekankan bahwa dengan menerima kekurangan dan kelebihan, kita membuka jalan untuk pertumbuhan dan hidup yang lebih baik.
  2. Kekuatan Pola Pikir: Better Me membahas bagaimana Law of Attraction bekerja, yaitu cara pikiran dan perasaan kita dapat menarik energi positif. Penulis juga memberikan strategi untuk mengatasi overthinking dan menerapkan pola pikir penuh syukur demi pandangan hidup yang lebih optimis.
  3. Melepaskan Beban Emosional: Buku ini menggarisbawahi pentingnya belajar memaafkan, baik kepada diri sendiri maupun orang lain, sebagai langkah untuk melepaskan beban emosional dari masa lalu.
  4. Menghadapi Lingkungan Negatif: Anna Silvia memberikan panduan untuk mengenali, menghadapi, atau bahkan menjauh dari lingkungan yang toxic demi pertumbuhan pribadi yang lebih sehat.

Secara keseluruhan, Better Me memberikan panduan holistik untuk menyembuhkan trauma dan membangun fondasi yang kuat bagi kebahagiaan. Buku ini mengajarkan bahwa kita adalah kunci untuk perubahan hidup, dan setiap langkah yang diambil menuju versi terbaik diri adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik.

Kelebihan dan Kekurangan Buku
Buku ini memiliki sejumlah kelebihan yang menonjol. Salah satunya adalah sifatnya yang sangat inspiratif dan relevan. Kisah nyata perjalanan penulis yang jujur dalam mengatasi depresi menghadirkan kedekatan emosional yang kuat, membuat pembaca merasa terhubung dan termotivasi. Selain itu, struktur penyampaian materi yang sistematis membuat isi buku mudah diikuti, bahkan bagi pembaca yang baru mengenal topik pengembangan diri. Terlebih lagi, buku ini bersifat praktis dan aplikatif karena menawarkan langkah-langkah konkret yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya teori semata.

Namun, Better Me juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Salah satu yang paling terlihat adalah bahasa yang tidak konsisten. Penggunaan bahasa gaul dan istilah asing yang tidak selalu dijelaskan dapat menyulitkan pembaca awam. Selain itu, kedalaman analisisnya terbilang minim. Buku ini juga cenderung repetitif, di mana beberapa pesan utama disampaikan berulang kali sehingga dapat terasa monoton. Terakhir, Better Me kurang mengaitkan isinya dengan konteks lokal atau nilai-nilai khas budaya Indonesia, yang mungkin membuat beberapa contoh dan ilustrasi terasa kurang dekat dengan pembaca di Indonesia.

Penulis adalah Jamalidiana,Mahasiswi program studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.

Editor : Zarifah Amalia