Beranda Pemira USK Tinggalkan Sistem Kuno, KPR USK Kembali Gunakan E-Voting pada Pemira 2023

Tinggalkan Sistem Kuno, KPR USK Kembali Gunakan E-Voting pada Pemira 2023

BERBAGI
ccc

Shella Agustia Putri | DETaK

Darussalam- Komisi Pemilihan Raya (KPR) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggunakan sistem e-Voting pada Pemilihan Raya (Pemira) USK yang dilaksanakan pada tanggal 27 – 28 Maret 2023.

Sistem e-voting adalah suatu sistem pemilihan di mana pemilih menggunakan teknologi informasi seperti internet, komputer atau ponsel untuk memberikan suaranya. Dalam pemilihan yang menggunakan sistem e-voting, pemilih tidak perlu hadir di tempat pemungutan suara fisik, melainkan dapat memberikan suara secara online melalui platform yang sudah disediakan.

Iklan Souvenir DETaK

Sejak tahun 2021, pelaksanaan Pemira USK sudah melakukan sistem e-Voting, hal tersebut dikarenakan pandemi Covid-19 yang membatasi interaksi antarmanusia secara langsung. 

Ketua KPR USK, Alfin Ghazali mengungkapkan bahwa sistem e-voting kembali digunakan dalam Pemira 2023, guna meminimalisir pengeluaran anggaran sebagaimana apabila dilakukan secara offline

“Kita sudah memiliki sistem yang canggih, kenapa kita harus melakukan sistem yang kuno kembali, terus ketika kita melakukan sistem secara offline itu memperlukan banyak anggaran, jadi walaupun tidak ada pandemi kami tetap membuatkan sistem e-voting,” ungkapnya.

Melihat efisiensi dari penggunaan e-voting, pada Pemira 2022 terjadi penurunan jumlah pemilih sekitar 39% dibandingkan dengan tahun 2021, KPR USK mengatakan bahwa hal tersebut dikarenakan sistem pemilihan e-voting yang baru dimulai.

“Memang pemilihan e-voting ini bisa dikatakan sebagai pemilihan yang baru dimulai, mahasiswa harus terbiasa akan hal itu,” tambahnya.

Menindaklanjuti kekurangan tersebut, KPR USK mengadakan sosialisasi secara offline dan online untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam Pemira kali ini. 

“Apa program KPR untuk meningkatkan Pemilih pada Pemira tahun ini, itulah yang saya katakan tadi, kami melaksanakan sosialisasi ke fakultas dan ke media, itulah cara main agar orang tahu bahwa kita sedang melaksanakan Pemira,” jelasnya. []

Editor: Aisya Syahira