Beranda Headline WiFi Lambat, Mahasiswa Unsyiah Keluhkan Susahnya Akses Informasi

WiFi Lambat, Mahasiswa Unsyiah Keluhkan Susahnya Akses Informasi

BERBAGI
Gedung Unsyiah-Taiwan ICT Center. 26/10/18 (Cut Siti Raihan/DETaK)

Cut Siti Raihan [AM] | DETaK

Darussalam– Wireless Fidelity atau disingkat WiFi merupakan salah satu hal yang penting di era globalisasi saat ini. Terkhususnya bagi mahasiswa Universitas Syiah Kuala, bahkan tak jarang, mahasiswa rela untuk menghabiskan waktunya di lingkungan kampus untuk mencari tugas kuliah ataupun melakukan hal lain karena fasilitas WiFinya yang gratis. Kendati demikian, selama ini banyak mahasiswa Unsyiah yang mengeluhkan tentang lambatnya Wifi di kampus sehingga sulit untuk diakses.

Mahasiswa banyak yang mengeluhkan lambatnya akses WiFi di kampus, bahkan saat tidak ramai penggunanya sekalipun. Salah satunya Khusnul Khatimah mahasiswa FKIP, Khusnul mengatakan baik di Fakultas, maupun di Perpustakaan Unsyiah akses WiFi tetap saja lambat, sehingga menyulitkannya saat mengerjakan tugas kuliah.

Iklan Souvenir DETaK

“Saya sering ke perpustakaan Unsyiah, dan akses WiFinya tidak lancar dan macet-macet. Di Fakultas KIP sendiri, saat tidak ramai orang pun tetap saja lambat saat diakses. Sehingga, waktu mau cari tugas jadi susah” jelasnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Rini salah satu mahasiswa Fakultas Hukum. Rini mengatakan, ketika di perpustakaan Unsyiah akses WiFi tidak terlalu lancar begitu juga di Fakultas Hukum.

“Di perpustakaan Unsyiah, jika tidak menggunakan sambungan USB maka tidak lancar diakses. Bahkan di lantai tiga perpustakaan, kabel USB untuk WiFi kadang-kadang tidak dapat disambungkan ke laptop. Sehingga tanpa sambungan itu, WiFi di perpustakaan lambat untuk diakses” ungkapnya.

Mengenai hal tersebut, saat ditemui oleh tim DETaK di gedung ICT-Taiwan pada hari Jumat, 26 Oktober 2018. Kepala sub bagian Tata Usaha ICT Unsyiah, Iskandar memberikan tanggapannya mengenai banyaknya keluhan mahasiswa terhadap akses wifi yang lambat. Iskandar mengungkapkan bahwa mahasiswa tidak salah mengatakan hal tersebut, tetapi harus dilihat konteksnya. Karena setiap perangkat itu pasti memiliki radius minimum dan maksimumnya. Apabila mahasiswa menggunakan WiFi di lingkungan yang ramai user nya, otomatis servernya agak lambat.

Iskandar juga mengatakan bahwa salah satu penyebab lambatnya akses WiFi karena ketidakcocokan antara perangkat WiFi dan perangkat teknologi yang dipakai oleh pengguna.

“Banyak hal yang menyebabkan WiFi lambat seperti perangkat dari yang bersangkutan. Kami sudah menggunakan teknologi WiFi yang terbaru, kalau teknologi yang ada di hp, laptop, dan alat elektronik lain tidak sesuai dengan teknologi WiFi maka akan lambat,” ungkapnya.

Iskandar juga mengatakan bahwa, ICT tidak mengelola akses WiFi secara keseluruhan di kampus Unsyiah dikarenakan kurangnya tenaga staff pegawai.

“Di fakultas yang mengelola WiFi dari pihak Fakultas sendiri. Pihak ICT hanya mengelola satu titik di setiap Fakultas. Hal ini juga berlaku di Perpustakaan Unsyiah, yang mengelola dari pihak Perpustakaan. Pihak ICT hanya mengelola satu titik di perpustakaan tersebut,” ungkap Iskandar.

“Setiap tahun pihak ICT memasang wifi sekitar dua puluhan. Sampai saat ini, kami sudah memasang sekitar 60 WiFi yang tersebar ke seluruh wilayah Unsyiah. Di setiap Fakultas, kami menyediakan dua perangkat WiFi, dan kami berharap dari pihak Fakultas sendiri memiliki inisiatif untuk menambah jumlah perangkat WiFi di fakultasnya masing-masing,” jelas Iskandar mengenai jumlah fasilitas WiFi yang ada di kampus Unsyiah. []

Editor : Missanur Refasesa