Beranda Headline Sekretariat Sering Terlihat Tutup, Ketua KPR Beri Penjelasan

Sekretariat Sering Terlihat Tutup, Ketua KPR Beri Penjelasan

BERBAGI
Pintu sekretariat KPR USK tahun 2022 yang tertutup. (Nada Ariqah/DETaK)

Indah Latifa | DETaK

Darussalam – Sekretariat Komisi Pemilihan Raya (KPR) Universitas Syiah Kuala (USK) yang berlokasi di Gedung Gelanggang USK terlihat sering tutup sejak Kamis, 27 Januari 2022. Sementara pada akun Instagram resmi KPR @kpr_usk jam operasional KPR adalah dari pukul 09.00-12.00 dan 14.00-16.00 setiap harinya.

Ketua KPR USK tahun 2022, Andhika Rahmatillah memberikan penjelasan ketika ditemui Tim DETaK, ia mengatakan bahwa penyebab sekret KPR sering terlihat tutup adalah karena ada kendala dalam proses seleksi dan verifikasi berkas bakal calon BEM. Ia menyebutkan timeline Pemira yang ada sebelumnya juga tidak dapat berjalan karena terhambat.

Iklan Souvenir DETaK

“Kenapa belakangan ini sepi karena itu terkait permasalahan berkas itu belum selesai. Karena yang mengurusi berkas ini kan divisi seleksi dan divisi data dan verifikasi, jadi divisi yang lain gak bisa jalan ni. Bukan mereka gak berpikir ke depannya, mereka udah menyiapkan konsep. Ini kan udah molor seminggu lebih, kerjaan yang mereka lakukan kan gak ada, makanya mungkin mereka kan gak stand by. Karena timeline-nya belum bisa jalan,” jelasnya.

Namun Andhika mengatakan bahwa meskipun sekretariat yang juga berfungsi sebagai media center KPR tahun 2022 tersebut terlihat tutup, tetap ada anggota KPR di dalam ruangan tersebut.

”Mungkin karena weekend ya. Ada orang tapi. Karena juga mungkin kalau minggu lalu kenapa sepi itulah karena gak jelas ni tadi, luruskan dulu soal berkas ni baru dilanjut lagi. Ada jam operasional, tapi walaupun weekend biasanya kami ada tetap stand by di situ tapi mungkin gak rame ya,” imbuhnya.

Penyebab lain sekretariat KPR sering tutup Andhika menjelaskan karena anggota KPR kuliah dan berganti-gantian untuk ke sekret. Ia juga menyebutkan timeline yang terhambat karena seleksi berkas menyebabkan tak banyak anggota yang tetap berada di sekretariat KPR.

”Ada yang pergi kuliah jadi gak banyak yang stand by. Jadi yang masuk kelas, masuk kelas, atau mereka ganti-gantian pergi ke sekretnya, makanya kurang rame. Karena gak ada yang bisa dikerjain mungkin gitu. Karena timeline kan gak bisa jalan sebagaimana mestinya makanya mungkin sepi,” jelas Andhika lebih lanjut.[]

Editor: Sahida Purnama