Beranda Headline Saksi Tidak Hadir Rapat, Pemira di FEB Sempat Terlambat dan Kewalahan

Saksi Tidak Hadir Rapat, Pemira di FEB Sempat Terlambat dan Kewalahan

BERBAGI
Ilustrasi Pemira. (Fazrina Nabillah | DETaK)

Qurrata ‘Ayuni | DETaK

Darussalam- Para saksi dari pihak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang tidak menghadiri rapat dengan WD III dan Kepala Biro Kemahasiswaan diduga menjadi penyebab keterlambatan dan kewalahan saat pelaksanaan Pemilihan Raya (Pemira) 2018 yang dilaksanakan di Fakultas Ekonomi dan Bisinis (FEB) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah).

Ketidakhadiran saksi pada saat rapat menyebabkan kurangnya informasi mengenai mengenai teknis Pemira dan menyebabkan keterlambatan karena harus menjelaskan ulang teknisnya. Keterlambatan ini diduga juga akan berdampak pada bergesernya waktu selesainya Pemira di FEB.

Iklan Souvenir DETaK

Mirza, Panitia Komisi Pemilihan Raya (KPR) mengungkapkan bahwa Pemira di FEB hari ini berlangsung dengan aman walaupun pada awalnya terdapat sedikit masalah teknis pada pihak KPR.

Keadaan TPS di FEB. 12/12/2018.(Qurrata ‘Ayuni / DETaK)

Pemilihan hari ini mencapai kurang lebih 2.600 pemilih tetap dan informasi mengenai Pemira, ungkap Mirza sudah jauh-jauh hari hari di-up melalui media sosial.

“Dari media sosial sudah di-up dari lama, dan pemilih tetap kurang lebih 2.600 untuk tahun ini. Ini kami pastikan semua pemilihan dpat menggunakan kesempatannya,” ungkapnya.

Menurut pantauannya, mahasiswa FEB ramai yang berpartisipasi dalam Pemira di FEB tahun ini. Ia juga berharap Pemira berlangsung aman dan damai hingga selesai.

“Antusiasme mahasiswa dari pemilihan sangat ramai, meski di detik-detik awal sepi dan sekarang sudah ramai. Saya harap Pemira berlansung sukses, aman, dan damai. Karena Ekonomi hanya mengeluarkan satu Ketua BEM dan diharapkan nantinya dapat saling menjaga toleransi. Siapapun yang terpilih apapun hasilnya kekalahan bukanlah akhir segalanya. Jadi nanti kawan-kawan bisa memberi ide yang lebih baik lagi untuk Unsyiah kalau bukan di lembaga eksekutif mungkin di lembaga lain,” harapnya.

Terdapat 3 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di FEB. TPS 1 untuk S1 Akuntansi, D3 Akuntansi, dan D3 Perpajakan. TPS 2 untuk jurusan EKM (Ekonomi Manajemen), D3 Pemasaran, D3 Perusahaan, D3 Perbankan, dan D3 Sekretaris. TPS 1 untuk jurusan EKP (Ekonomi Pembangunan) dan EKI (Ekonomi Islam).[]

Editor: Fazrina Nabillah