Beranda Headline Kuliah Didaringkan, Perpustakaan USK Masih Berikan Layanan Kunjungan

Kuliah Didaringkan, Perpustakaan USK Masih Berikan Layanan Kunjungan

BERBAGI
Suasana di dalam perpustakaan USK. 16/02/2022. (Aisya Sahira/DETaK)

Aisya Syahira, Sahida Purnama | DETaK

Darussalam – Perpustakaan Universitas Syiah Kuala masih memberikan layanan kunjungan secara luring kepada mahasiswa di tengah sistem kebijakan daring yang diberlakukan USK sejak Rabu, 09 Februari 2022.

Badratun Nafis, Ketua Bidang Manajemen Mutu UPT Perpustakaan USK mengatakan perbedaan sistem pelayanan perpustakaan antara sebelum dan sesudah pemberlakuan daring ada pada kuota pengunjung yang lebih diminimalkan.

Iklan Souvenir DETaK

“Iya, sebelumnya kan kita udah buka, kita batasi 80 orang per hari. Kemudian karena kita udah berada di titik aman lah hijau ya, kita izinkan mahasiswa berkunjung seperti biasa cuman memang syaratnya itu mereka harus sudah vaksin dua. Jadi harus scan barcode-nya lewat aplikasi PeduliLindungi. Kemudian setelah keluar surat edaran rektor mahasiswa daring kembali, kita kembalikan ke 80 orang per hari. Jadi udah kita batasi lagi, gak leluasa seperti sebelumnya,” katanya.

Nafis juga mengatakan perbedaan lainnya yaitu jam buka perpustakaan yang sudah dikurangi dari biasanya.

“Untuk jam buka, kita kan bisanya buka sampai jam 11 malam, biasanya ada hari lembur untuk layanan tambahannya. Kalo sekarang kita dari jam 8.45 sampai dengan sore 16.30 itu udah keluar,” ungkapnya.

Yasmin Atikah, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2021 juga memberikan tanggapannya persoalan perpustakaan yang masih dibuka di tengah sistem daring yang diberlakukan. Ia tak masalah dengan perpustakaan yang tetap dibuka karena mahasiswa memerlukan banyak referensi untuk belajar dan mengerjakan tugas kuliah.

“Menurut aku gak papa, karena kita pun sebagai mahasiswa perlu tempat yang nyaman untuk belajar ditambah kita juga masih perlu banyak referensi yang ada di perpus. Jadi, malah bagus kalo perpus dibuka, karena pasti banyak mahasiswa tu perlu bahan untuk belajar ataupun untuk buat tugas,” ujarnya. []

Editor: Indah Latifa