Artikel | DETaK
Diabetes kini menjadi salah satu penyakit kronis yang paling banyak diderita masyarakat modern. Penyakit ini dikenal sebagai silent killer karena sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas di awal, namun dapat menyebabkan kerusakan serius pada tubuh bila tidak dikendalikan.
Apa itu diabetes? Diabetes adalah kondisi dimana kadar gula (glukosa) dalam darah meningkat akibat hormon insulin yaitu hormon yang berfungsi mengatur penyerapan gula ke dalam sel tubuh. Ketika tubuh tidak memproduksi insulin dengan cukup atau tidak dapat menggunakannya dengan baik, glukosa menumpuk dalam darah dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Setiap tahun, Hari Diabetes Sedunia diperingati sebagai momen penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman diabetes yang terus meningkat. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa penyakit yang sering disebut sebagai silent killer ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga memengaruhi kualitas hidup jutaan penderita di seluruh dunia. Meski tidak selalu mendapatkan perhatian sebesar penyakit lain, Hari Diabetes Sedunia hadir untuk mengingatkan kita akan pentingnya pencegahan, pengelolaan gula darah, serta peran keluarga dan lingkungan dalam mendukung penderita menjalani hidup yang lebih sehat.
Berikut ini adalah Jenis-jenis Diabetes:
1. Diabetes Tipe 1
Terjadi karena tubuh tidak dapat memproduksi insulin sama sekali akibat gangguan sistem kekebalan tubuh. Umumnya muncul sejak usia muda dan memerlukan suntikan insulin seumur hidup.
2. Diabetes Tipe 2
Jenis yang paling banyak dialami. Tubuh masih memproduksi insulin, tetapi tidak bekerja secara efektif. Sering disebabkan oleh pola makan tidak sehat, obesitas, dan kurang aktivitas fisik.
3. Diabetes Gestasional
Dialami oleh wanita selama masa kehamilan karena perubahan hormon. biasanya hilang setelah melahirkan, tetapi perlu diawasi karena meningkatkan risiko diabetes tipe 2 di masa depan.
Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai:
Diabetes sering kali tidak disadari karena gejalanya muncul perlahan dan dianggap sepele. padahal, mengenali tanda-tanda awal sangat penting agar bisa segera ditangani. Beberapa gejala yang umum antara lain:
- Sering merasa haus dan sering buang air kecil.
- Cepat lapar meskipun sudah makan.
- Mudah lelah dan tubuh terasa lemah.
- Luka yang sulit sembuh.
- Penglihatan kabur.
- Penurunan berat badan tanpa sebab jelas.
Jika gejala-gejala ini muncul, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan kadar gula darah ke fasilitas kesehatan terdekat.
Dampak dan komplikasi Diabetes
Apabila tidak dikendalikan, diabetes dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius. Gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah dan organ tubuh. Beberapa komplikasi yang sering terjadi antara lain penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal, kerusakan saraf, gangguan penglihatan hingga kebutaan, serta luka kaki yang sulit sembuh dan berisiko amputasi. Karena itu, pengendalian kadar gula darah menjadi kunci utama untuk mencegah komplikasi jangka panjang.
Langkah-langkah pencegahan Diabetes kabar baiknya, diabetes bukanlah penyakit yang tidak bisa dicegah. dengan menjalani gaya hidup sehat dan disiplin menjaga pola hidup, risiko terkena diabetes dapat diminimalkan. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
1. Menjaga pola makan sehat
Hindari konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak jenuh. perbanyak makan sayur, buah, serta makanan tinggi berat seperti ubi, oatmeal, dan biji-bijian.
2. Rutin berolahraga
Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau senam ringan untuk menjaga kebugaran dan mengontrol kadar gula darah.
3. Menjaga berat badan ideal
Kelebihan berat badan meningkat risiko resistensi insulin. Jaga keseimbangan antara asupan kalori dan aktivitas tubuh.
4. Mengelola stres dan tidur yang cukup
Stres berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah. istirahat yang cukup dan menjaga keseimbangan emosi membantu menjaga kesehatan tubuh.
5. Hindari rokok dan alkohol
Kebiasaan ini dapat memperburuk kerja insulin dan mempercepat munculnya komplikasi Diabetes.
6. Periksa kesehatan secara berkala
Pemeriksaan rutin kadar gula darah membantu mendeteksi dini gangguan metabolisme sebelum berkembang menjadi diabetes.
Pada akhirnya, diabetes bukan sekadar penyakit yang muncul tiba-tiba, melainkan hasil dari kebiasaan hidup yang diabaikan. meski terdengar menakutkan, penyakit ini bisa dicegah, dikendalikan, dan bahkan dihindari jika masyarakat mulai sadar pentingnya gaya hidup sehat.
Mulailah dari langkah kecil yaitu dengan kurangi makanan manis, perbanyak aktivitas fisik, kelola stres, dan rutin memeriksa kesehatan. dengan kedisplinan dan kesadaran, kita tidak hanya mencegah diabetes, tetapi juga menjaga kualitas hidup agar tetap sehat dan produktif.
Penulis bernama Arami Rizkia, Mahasiswi Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala.
Editor: Khalisha Munabirah










