Artikel | DETaK
Mental health saat ini telah menjadi isu yang mulai banyak diperhatikan di kalangan masyarakat. Hal ini tentu menjadi sebuah kemajuan positif dimasyarakat. Dimana mulai banyak orang yang menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental. Terutama di media sosial, isu mental health menjadi trending topik yang kini disoroti anak muda Indonesia. Dapat kita lihat dari banyaknya kasus-kasus tentang mahasiswa atau oknum yang bunuh diri akibat mengalami depresi. Oleh sebab itu, kesehatan mental perlu untuk dipelajari karena pada akhirnya juga akan mempengaruhi kesehatan fisik secara menyeluruh.
Apa itu Mental Health?

Mental health merupakan kondisi dimana seseorang menyadari kemampuannya dalam mengontrol emosi dan menghadapi stress. Setiap individu pasti mengalami stress tetapi kemampuan dalam mengahadapi stress tentu berbeda-beda. Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk menghilangkan rasa berat yang ada didalam pikirannya. Mental health bersifat contineu, artinya kesehatan mental seeorang tidak selamanya stabil dan bisa mengalami perubahan setiap menitnya. Berikut 7 tips yang dapat dilakukan untuk menjaga mental health:
- Olahraga
Olahraga merupakan hal yang mudah dilakukan saat mengalami stress. Olahraga dapat mengurangi gejala depresi, kecemasan, serta dapat memperbaiki kembali mood secara keseluruhan. Bisa dimulai dengan berolahraga ringan seperti bersepeda, jogging, yoga dan olahraga lainnya. Lakukan dengan konsisten agar mendapatkan hasil yang maksismal untuk kesejahteraan mental yang lebih baik.
2. Mengatur Pola Makan
Dengan mengonsumsi makanan yang bergizi akan memberikan nutrisi yang diperlukan agar fungsi otak menjadi lebih optimal. Hindari mengonsumsi makanan junkfood dan makanan yang mengandung gula berlebihan. Makanan cepat saji atau junkfood ini tentu mengandung banyak lemak dan kalori lebih tinggi sehingga tubuh menjadi cepat lelah dan menjadi lebih sensitif.
3. Membaca Buku
Selain dapat memperluas wawasan dan menambah pengetahuan, membaca buku juga bisa mengurangi stress. Dengan membaca buku membuat diri menjadi lebih produktif sehingga membantu melupakan hal-hal yang memicu munculnya pikiran negatif.
4. Menjaga Kesehatan Fisik
Kesehatan fisik yang optimal akan membawa dampak positif pada kesehatan mental. Menjaga kesehatan fisik dengan tidur yang cukup, menjaga pola makan, menghindari kebiasaan buruk yang dapat merugikan diri sendiri. Ketika tubuh berada dalam kondisi baik, otak berfungsi lebih baik sehingga bisa mengurangi stres.
5. Mengelola Stres
Stres dapat mengganggu sistem imun tubuh. Ketika imun tubuh menurun maka tubuh menjadi cepat lelah dan cenderung lebih sensitif terhadap hal-hal kecil. Stres juga dapat mengurangin kemampuan hormon kortisol yang melawan peradangan dan penyakit. Oleh karena itu, tubuh juga rawan terkena penyakit yang diakibatkan oleh stress
6. Healing
Healing berarti menyembuhkan atau proses penyembuhan diri yang bertujuan untuk mendapatkan ketenangan jiwa. Trend healing sangat populer dikalangan anak muda yaitu jalan-jalan menikmati waktu dengan tenang tanpa memikirkan hal negatif. Jalan-jalan ini dilakukan untuk menyembuhkan luka emosional. Banyak hal yang bisa dilakukan saat healing seperti liburan, makan bersama teman atau keluarga.
7. Tidur Yang Cukup
Pastikan tidur sehari 7-8 jam. Karena kurang tidur dapat mempengaruhi mood dan mental. Kurang tidur juga dapat meningkatkan emosi marah dan perilaku menjadi agresif. Karena saat tubuh kekurangan tidur, otak tidak dapat berfungsi secara normal. Ketika otak tidak bekerja dengan baik, maka akan memicu depresi dan penurunan system imun. Bagi kesehatan tubuh, kurang tidur bisa menimbulkan penyakit kronis seperti gangguan jantung, tekanan darah tinggi dan obesitas.
Kesehatan mental yang tidak stabil atau terganggu dapat mempengaruhi kesehatan fisik. Tips ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Lakukan dengan konsisten untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Penulis bernama Annisa Salsabila Musran, mahasiswi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala. Ia juga merupakan anggota magang UKM Pers DETaK.
Editor: Aisya Syahira










