Beranda Artikel GEO USK, Jembatan Mahasiswa Menuju Peluang Internasional

GEO USK, Jembatan Mahasiswa Menuju Peluang Internasional

BERBAGI
Ilustrasi. (Cut Dira Alya Gadiza/DETaK)

Artikel | DETaK

Global Engagement Office atau GEO merupakan unit di Universitas Syiah Kuala (USK) yang berperan dalam mendukung hubungan dan kerja sama internasional. Melalui berbagai program dan layanan informasi, GEO USK hadir sebagai penghubung bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan pengalaman akademik, budaya, dan jaringan global. Tidak hanya menyediakan informasi mengenai program luar negeri, GEO USK juga berperan dalam menjalin jaringan global melalui kerja sama dengan berbagai pihak internasional.

Sekretaris GEO USK, Reza P. Munirwan, menjelaskan bahwa GEO USK berfungsi sebagai jembatan informasi bagi mahasiswa terkait berbagai kesempatan internasional. Menurutnya, mahasiswa perlu mengetahui bahwa terdapat banyak program yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan pengalaman dan kemampuan mereka di tingkat global.

Iklan Souvenir DETaK

Dalam menjalankan tugasnya, GEO USK memiliki berbagai program yang terbagi menjadi program internal dan eksternal. Program internal merupakan kegiatan yang dilaksanakan dilingkungan kampus untuk memberikan pengalaman internasional kepada mahasiswa tanpa harus langsung pergi ke luar negeri. Salah satu program internal tersebut adalah International Food Festival. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengenal keberagaman budaya internasional melalui makanan, interaksi, dan kegiatan budaya dari berbagai negara. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan peserta dari berbagai latar belakang dan merasakan pengalaman internasional di lingkungan kampus.

Selain itu, GEO USK juga memiliki program summer course lokal. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dengan konsep internasional yang dilaksanakan di lingkungan USK. Melalui summer course lokal, mahasiswa dapat memperoleh wawasan baru, bertemu dengan peserta dari berbagai latar belakang, serta meningkatkan kemampuan komunikasi dalam lingkungan akademik yang lebih luas.

Di sisi lain, program eksternal GEO USK memberikan kesempatan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman internasional secara langsung. Program tersebut meliputi student exchange, summer course internasional, dan kegiatan riset bersama mitra luar negeri. Student exchange memberikan kesempatan mahasiswa untuk mengikuti kegiatan akademik di universitas mitra luar negeri. Summer course internasional memungkinkan mahasiswa mengikuti pembelajaran singkat dengan peserta dari berbagai negara. Sementara itu, program riset memberikan peluang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan penelitian bersama akademisi atau institusi internasional.

Reza menyampaikan bahwa mahasiswa yang ingin mengikuti program internasional perlu melakukan berbagai persiapan. Mahasiswa tidak hanya perlu mencari informasi mengenai program yang tersedia, tetapi juga harus meningkatkan kemampuan bahasa asing, mempersiapkan sertifikat kemampuan bahasa seperti TOEFL atau IELTS, aktif dalam organisasi, memiliki pengalaman kepemimpinan, serta menyiapkan CV yang baik.

Dalam mengikuti program internasional, mahasiswa juga perlu memahami jenis pendanaan yang tersedia. Secara umum terdapat tiga jenis pendanaan, yaitu self-funded, partial funded, dan fully funded. Self-funded merupakan program yang seluruh biaya pelaksanaannya ditanggung oleh peserta. Partial funded merupakan program denganbantuan biaya sebagian dari pihak penyelenggara, sementara sebagian lainnya ditanggung peserta. Sedangkan fully funded merupakan program yang seluruh kebutuhan biaya peserta ditanggung oleh pihak pemberi pendanaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai peluang internasional, mahasiswa dapat mengikuti kanal informasi resmi GEO USK melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook, serta mengakses informasi resmi Universitas Syiah Kuala melalui situs usk.ac.id.

Ke depan, GEO USK berharap semakin banyak mahasiswa yang mengetahui dan memanfaatkan berbagai peluang internasional yang tersedia. Partisipasi mahasiswa dalam program-program tersebut diharapkan dapat memperluas pengalaman, wawasan, dan jejaring mereka di tingkat internasional sekaligus mendukung USK dalam memperluas jejaring kerja sama global.

Penulis bernama Ayeisha Ashifa Sakina, Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala.

Editor: Musfirah