Resensi | DETaK
Judul : Esok Lebih Baik
Penulis : Dr. Abdullah Al-Maghluts
Penebit : Gemilang
Tanggal terbit : Cetakan 1, Februari 2022
Tebal Buku: 257 Halaman
ISBN: 978-623-7162-90-2
Tentang Penulis

Dr. Abdullah Al-Maghluts adalah seorang penulis asal al-Ahsa, Arab Saudi, yang dikenal karena kemampuannya menghadirkan gagasan-gagasan kehidupan dengan bahasa yang jernih, lembut, dan sarat makna. Pengalaman panjangnya dalam dunia kepenulisan membuat cara pandangnya matang, penuh empati, dan dekat dengan isu-isu kemanusiaan, keluarga, serta nilai moral yang relevan bagi pembaca dari berbagai kalangan. Setiap tulisannya memadukan ketajaman berpikir dengan sentuhan emosional yang menenangkan. Manusia memang suka merusak kapitalisasi seolah huruf besar itu barang mewah. Untung masih bisa diselamatkan.
Selain dikenal sebagai penulis buku-buku inspiratif, Dr. Al-Maghluts juga memiliki jejak kuat di dunia media. Ia pernah terlibat dalam berbagai platform jurnalistik yang memperluas wawasannya tentang dinamika sosial masyarakat. Dari pengalaman inilah lahir karya-karya populer seperti Halawah al-Qahwah, Ash-Shunduq al-Aswad, Kikhah Ya Baba, hingga Taghrid fi as-Sa’adah wa at-Tafa’ul wa al-Amal, dan As-Sa’ah 7:46, dengan karya yang konsisten mengajak pembaca memahami hidup dengan lebih tenang, optimis, dan penuh makna.
Sinopsis Buku
Buku Esok Lebih Baik berisi kumpulan renungan serta kisah inspiratif tentang bagaimana manusia menghadapi kesulitan hidup. Penulis mengajak pembaca untuk melihat kehidupan dengan lebih lembut, lebih sabar, dan lebih penuh harapan, terutama ketika dunia terasa berjalan terlalu berat.
Di sini kita dapat melihat bagaimana penulis mengajak pembaca berdamai dengan masa lalu, memahami arti kegagalan, serta memeluk luka-luka lama tanpa harus merasa kalah. Melalui bahasa yang ringan dan menenangkan, pembaca dibimbing untuk menyadari bahwa setiap ujian memiliki hikmah, dan tidak ada penderitaan yang berlangsung selamanya.
Buku ini juga menekankan bahwa harapan harus terus dijaga, meskipun kecil, karena sering kali harapan itulah yang membuat hari tetap hidup. Pada akhirnya, Esok Lebih Baik mengingatkan bahwa hari esok selalu membawa kesempatan baru bagi siapa pun yang mau terus melangkah.
Tentang Buku
Esok Lebih Baik adalah buku refleksi kehidupan yang menawarkan cara pandang sederhana namun menenangkan tentang bagaimana menghadapi luka, kehilangan, dan perjalanan hidup yang tidak selalu berjalan sesuai harapan. Berbeda dari buku motivasi yang sering terasa menggurui, Dr. Abdullah Al-Maghluts menyampaikan pesannya dengan gaya bahasa yang lembut, personal, dan mudah dipahami. Setiap tulisan disajikan dalam bentuk renungan singkat yang membuat pembaca merasa sedang diajak berbicara secara langsung, bukan diajari.
Beberapa poin kunci yang dibahas dalam buku ini meliputi:
- Makna Kesabaran: Kesabaran bukan tanda kelemahan, tetapi kekuatan untuk tetap tegar ketika segalanya terasa berat.
- Harapan di Tengah Cobaan: Setiap ujian hidup membawa pesan dan kesempatan untuk tumbuh lebih kuat.
- Keikhlasan dalam Hidup: Ikhlas membuat hati lapang, menerima yang terjadi tanpa kehilangan semangat untuk bangkit.
- Kekuatan Rasa Syukur: Dengan bersyukur, kita belajar melihat keindahan dalam hal-hal kecil yang sering terlewat.
- Menghadapi Kegagalan: Gagal bukan berarti kalah, tetapi tanda bahwa kita sedang belajar menuju keberhasilan sejati.
- Menemukan Kedamaian Batin: Ketika kita berdamai dengan diri sendiri, dunia terasa lebih tenang dan ringan.
- Percaya pada Takdir Tuhan: Kadang hal yang terlihat buruk justru merupakan jalan menuju kebaikan yang lebih besar.
Pada intinya, pembaca diajak untuk memahami pesan utama buku ini, bahwa pengembangan diri tidak harus rumit, berat, atau penuh teori. Melalui pendekatan yang santai namun tegas, buku ini mengingatkan bahwa setiap orang bisa menjadi versi terbaik dirinya dengan mulai mengenali nilai diri, mengambil keputusan yang lebih sadar, dan berani memegang kendali atas hidupnya sendiri.
Kelebihan dan Kekurangan Buku
Kelebihan buku ini terletak pada cara penulis menyampaikan pesan kehidupan dengan bahasa yang sangat sederhana namun penuh makna. Setiap halaman memberikan ketenangan, seperti pelukan hangat bagi hati yang sedang lelah. Cocok untuk dibaca siapa pun yang membutuhkan motivasi, harapan, atau sekadar ingin menenangkan diri.
Namun, ada beberapa bagian yang terasa berulang. Pengulangan ini mungkin membuat sebagian pembaca merasa monoton, tetapi bagi banyak orang justru memberikan penegasan bahwa pesan utamanya penting untuk direnungkan berulang kali. Bagi pembaca yang menyukai teori atau analisis yang bersifat akademis, buku ini mungkin terasa terlalu ringan.
Meski begitu, Esok Lebih Baik tetap menjadi bacaan yang menyentuh dan menenangkan, sebuah buku yang mampu menemani pembacanya melewati masa-masa sulit dengan lebih lapang.
Penulis bernama Arami Rizkia, mahasiswi Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala.
Editor: Kamilina Junita Damanik










