Beranda Terhangat Kemendiktisaintek Sapa Penerima KIP Kuliah 2026, Bahas Motivasi Kuliah hingga Peningkatan Anggaran

Kemendiktisaintek Sapa Penerima KIP Kuliah 2026, Bahas Motivasi Kuliah hingga Peningkatan Anggaran

BERBAGI
Penyerahan KIP kuliah simbolis kepada mahasiswa yang menjadi perwakilan setiap kampus. 08/05/2026 (Zarifah Amalia/DETaK)

Zarifah Amalia & Musfirah | DETaK

Darussalam-Wakil Mentri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek), Prof.Stella Cristie, Ph.D, mengunjungi Universitas Syiah Kuala (USK) melalui acara Diktisaintek Menyapa Penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di aula gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) pada Jumat, 08 Mei 2026.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Rektor USK Prof. Mirza Tabrani, Wakil Rektor  Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Mustanir, jajaran sivitas akademika, serta puluhan mahasiswa penerima KIP Kuliah dari berbagai perguruan tinggi di Aceh, di antaranya Poltekkes Kemenkes Aceh, Universitas Ubudiyah Indonesia, Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG), Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), dan sejumlah kampus lainnya.

Iklan Souvenir DETaK

Acara ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa penerima beasiswa agar terus semangat menjalani pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dengan mahasiswa penerima KIP Kuliah di Aceh.

Dalam pemberian kata sambutan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir mengatakan bahwa mahasiswa penerima KIP Kuliah diwajibkan untuk tinggal dan mengikuti program asrama selama satu tahun. Menurutnya, program tersebut bertujuan membentuk karakter mahasiswa, khususnya dalam hal kedisiplinan, toleransi, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan sosial.

“Data yang kami miliki menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengikuti program asrama memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk lulus tepat waktu serta membangun karakter yang lebih kuat dalam berdisiplin dan toleransi. Dan ini adalah investasi jangka panjang bukan hanya untuk individu tetapi juga untuk pembangunan sebuah bangsa. Di bidang itu, program KIP Kuliah telah melahirkan success story yang inspiratif. Salah satu mahasiswa kami yang bisa kami sebutkan misalnya Muhammad Furqan yang kini menjadi CEO dari sebuah platform yang terpakai luas di Indonesia. Hari ini beliau adalah sebuah tokoh malah menjadi tokoh nasional. Selain itu tidak sedikit mahasiswa kami yang telah merintis usaha sejak di bangku kuliah menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk berinovasi dan berkarya,” ungkapnya.

Dalam sesi diskusi, Prof. Stella mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengenali diri dan menggali potensi sebelum memasuki dunia kerja. Menurutnya, lingkungan perguruan tinggi memberikan ruang belajar yang berharga melalui dukungan teman mahasiswa dan dosen, yang nantinya sulit ditemukan setelah lulus kuliah. Ia juga menekankan bahwa pengalaman selama di universitas tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga membantu mahasiswa memahami diri sendiri serta hal yang ingin mereka capai di masa depan.

“Begitu kalian lulus sudah harus memikirkan pekerjaan, sudah harus memikirkan mungkin nanti beberapa tahun setelahnya berkeluarga. Jadi masa untuk mengenal diri kalian sendiri menggali potensi kalian itu paling bisa dilakukan dengan dukungan itu di universitas. Dukungan apa pertama yang paling nomor satu adalah teman-teman mahasiswa kalian dan  dosen kalian. Tidak bisa lagi waktu kalian bertanya nanti kalau sudah kerja bertanya sama atasan atau bos. Itulah kesempatan yang begitu berharganya di kuliah. Jangan sia-siakan kesempatan itu,” ujarnya semangat.

Selain itu, ia juga menjelaskan perkembangan anggaran KIP Kuliah dari tahun ke tahun sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

“Jangan termakan hoaks yang mengatakan dana KIP Kuliah semakin lama semakin dipotong. Buktinya, pada 2026 anggaran KIP Kuliah sudah mencapai Rp15,32 triliun. Jadi, pemerintah tetap berkomitmen mendukung pendidikan mahasiswa melalui program ini,” ujarnya.

Acara ditutup dengan pemberian KIP kuliah simbolis kepada setiap mahasiswa yang menjadi perwakilan dari kampusnya masing-masing.[]

Editor: Kamilina Junita Damanik