
Zarifah Amalia | DETaK
Darussalam-Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Majid Universitas Syiah Kuala (USK) menjadi salah satu lembaga inti yang menjadi panitia untuk menyukseskan kegiatan Ramadhan di Kampus. Rutinitas tahunan yang diadakan selama Ramadhan sendiri berupa buka puasa bersama, kajian, dauroh Al-Qur’an, dan lain sebagainya. Hal ini disampaikan oleh Hakan Syukur, selaku ketua LDK Majid USK pada Rabu, 26 Februari 2025.
“Ramadhan di kampus adalah agenda tahunan setiap bulan ramadhan yang dilaksanakan oleh mesjid universitas Syiah Kuala, banyak program yang ada di dalamnya, seperti buka puasa bersama, kajian sebelum berbuka, dauroh Al-Qur’an, dll,” ungkapnya.

Namun, Ramadhan tahun ini memiliki beberapa perbedaan dengan Ramadhan pada tahun sebelumnya. Tahun ini kegiatan yang dilaksanakan lebih berfokus pada program inti yang rutin diadakan setiap tahunnya. Namun, terdapat beberapa tambahan program yang direncanakan, seperti boot camp, Focus Grup Discussion (FGD), donor darah, serta layanan pembuatan e-KTP di Masjid Jamik Darussalam.
“Untuk tahun ini program yang akan dilaksanakan adalah program-program inti yang biasa dilakukan tiap tahunnya, dan ada beberapa program tambahan yang insyaallah akan dilaksanakan yaitu boot camp dan FGD serta adanya donor darah dan juga pembuatan e KTP di Masjid Jamik Darussalam,” ujarnya.
Pada tahun ini, boot camp akan diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang berlokasi di sekitar Masjid Jami’. Dalam kegiatan ini, akan ditampilkan berbagai stan yang memamerkan karya mahasiswa teknik. Sementara itu, dalam FGD, panitia berencana menghadirkan pemateri nasional, dengan peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa.
“Untuk boot camp sendiri pada tahun ini akan bekerja sama dengan dispora yang nantinya akan dibuat disekitaran mesjid jami’ yang mana isi boot campnya nantinya adalah stan-stan karya-karya dari mahasiswa teknik seperti mobil listrik, dll,” ujar Hakan.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa gratis tetap akan diadakan tahun ini, namun jumlah porsi yang disediakan kemungkinan akan berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu memang lagi banyak dana yang diberikan oleh Uni Emirat Arab. Namun, tahun ini kami masih mengusahakan dana untuk buka bersama gratis, dan untuk menunya belum bisa dipastikan apakah akan disebarkan perharinya,” jelasnya. []
Editor : Rimaya Romaito Br siagian









