Artikel | DETaK
Makna Istilah Sahur
Dilansir dari Detik.com dengan merujuk pada laman Rumaysho menjelaskan bahwa kata sahur berasal dari bahasa Arab (????) yang artinya ‘akhir malam’. Terdapat dua istilah lain yaitu Sahuur dan Suhuur yang mana Sahuur bermakna ‘makanan yang disantap saat sahur’ dan Suhuur memiliki arti ‘kegiatan makan saat waktu sahur’.

Jika ditinjau pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sahur dimaknai sebagai makan pada dini hari (disunahkan menjelang fajar sebelum subuh) bagi orang-orang yang akan menjalankan ibadah puasa.Penyebutan istilah ‘sahur’ dapat bervariasi di setiap negara, beberapa istilah yang digunakan adalah sehri, suhoor, sehur, dan sahari.
Hukum Sahur
Hukum pelaksanaan sahur adalah sunnah. Dalam sebuah hadits shahih dijelaskan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur terdapat barakah.” (HR. Anas bin Malik).
Waktu pelaksanaan sahur disunahkan diakhiri berdekatan dengan terbit fajar, hal ini dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan Anas bin Malik dari Zaid bin Tsabit, ia bekata: “Kami makan sahur bersama Rasulullah SAW, kemudian (setelah makan sahur) kami berdiri untuk melaksanakan shalat. Aku (Anas bin Malik) berkata: “Berapa perkiraan waktu antara keduanya (antara makan sahur dengan shalat fajar)” Zaid bin Tsabit berkata: “(seperti waktu yang dibutuhkan untuk membaca) 50 ayat.”
Manfaat Sahur
Melaksanakan sahur sebelum akhirnya berpuasa memiliki beberapa manfaat, di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Memberikan Energi
Ketika sahur tentunya kita akan mengonsumsi makanan atau minuman yang akan menjadi cadangan energi untuk menjalani puasa setelahnya. Perlu diingat juga bahwa saat sahur harus memenuhi kebutuhan gizi tubuh dan suplemen tambahan.
2. Menjaga Keseimbangan Gula Darah
hSahur juga dapat membantu menjaga kadar gula darah agar tetap stabil selama puasa sehingga mencegah terjadinya hipoglikemia (penurunan kadar gula darah).
3. Mencegah Dehidrasi
Di Indonesia, berpuasa selama kurang lebih 13 jam meningkatkan risiko dehidrasi karena tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan atau minuman. Untuk mengatasi hal ini, penting untuk menjalani sahur dengan makanan yang mengandung cairan guna mencegah dehidrasi.
5. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Sahur juga dapat membantu menghindari gangguan pencernaan seperti maag dan sembelit yang dapat terjadi karena perut kosong terlalu lama.
6. Meningkatkan Spiritualitas
Sahur merupakan bagian dari ibadah puasa yang dianjurkan dalam agama Islam dan aktivitas yang dilakukan Rasulullah SAW. Dengan melaksanakan sahur dapat meningkatkan kesadaran spiritual dan meningkatkan keimanan.
Penulis bernama Masya Pratiwi, mahasiswi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK)
Editor: Aisya Syahira










