Beranda Pemira USK Lagi, KPR Kembali Buka Pendaftaran Calon Wakil dan Ketua BEM USK untuk...

Lagi, KPR Kembali Buka Pendaftaran Calon Wakil dan Ketua BEM USK untuk Ketiga Kalinya

BERBAGI
Pengumuman hasil verifikasi dan perpanjangan pendafaran calon Ketua dan Wakil Ketua BEM USK 2022. (Sumber: Instagram @kpr_usk)

Indah Latifa | DETaK

Darussalam – Komisi Pemilihan Raya (KPR) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali membuka pendaftaran bagi calon Ketua dan Wakil Ketua BEM USK untuk ketiga kalinya. Pendaftaran dibuka selama dua hari yaitu dari tanggal 04-05 April 2022.

Andhika Rahmatillah selaku Ketua KPR 2022 menjelaskan alasan dibukanya kembali pendaftaran untuk calon Ketua dan Wakil Ketua BEM karena tidak ada konstitusi yang mengatur perihal aklamasi dalam Pemira Universitas Syiah Kuala. Diperlukan lebih dari satu pasangan calon BEM untuk melangsungkan Pemira, hingga saat ini hanya satu calon terdaftar yang dinyatakan lulus seleksi berkas.

Iklan Souvenir DETaK

“Jadi kenapa dibuka pendafaran lagi, di kampus kita di Universitas Syiah Kuala nggak ada konstitusi yang mengatur soal aklamasi, dan di peraturan rektor itu juga di bab 11 itu ada bab tentang pemilihan, perhitungan suara, dan keputusan hasil pemira, itu harus dilaksanakan pemilihan raya memang. Jadi kalau kita tarek kesimpulan gimana kita mau laksanain pemilihan raya kalau calonnya cuma satu,” jelas Andhika.

Ketika ditanya soal kemungkinan tak ada pendaftar lagi, Andhika mengatakan ia telah menegaskan kepada pihak Biro Kemahasiswaan bahwa pembukaan pendaftaran untuk calon Ketua dan Wakil Ketua BEM kali ini adalah yang terakhir. Sehingga apabila tak ada lagi calon yag mendaftar maka akan diadakan rapat lebih lanjut dengan pimpinan universitas.

“Tadi barusan juga udah nelfon biro, saya bilang ini terakhir kali saya buka pendaftaran, nggak mungkin juga saya ulang-ulang lagi. Tanggapannya kalau memang sampe besok nggak ada juga yang daftar, cuman satu, itu bakal diadain rapat dengan pimpinan, tindak lanjutnya gimana,” tegasnya.

Dengan dibukanya lagi pendaftaran ini, Andhika berharap dapat membangkittkan kembali semangat organisasi semua mahasiswa USK. Kesempatan dibuka untuk semua mahasiswa yang memenuhi syarat tanpa memerlukan surat rekomendasi dari BEM Fakultas lagi.

“Harapannya ya kawan-kawan mahasiswa dari semua fakultas ni kesadaran soal berorganisasinya bangkit lagi keberaniannya. Karena mungkin kalau kita berkaca dari tahun-tahun sebelumnya banyak calon yang nggak bisa mendaftar karena dibatasi oleh surat rekomendasi dari BEM-nya. Tapi taun ini udah dibuka ni kerannya untuk seluas-luasnya ni siapapun bisa mendaftar asal memenuhi syarat yang ditentukan,” harapnya.

Di sisi lain, Ichsan Kelda selaku Plt MPM 2022 mempermasalahkan mahasiswa yang menyebabkan polemik dalam Pemira kali ini. Namun di balik itu, setelah semua upaya yang dilakukan demi kelancaran Pemira,  ia juga berharap ada mahasiswa yang tetap mendaftar untuk menjunjung fungsi mahasiswa dan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Untuk seluruh masyarakat USK, kita tau ni kampus kita yang kita sebut  jantoeng hate rakyat Aceh bermasalah di bagian demokrasinya, semua sadar soal itu, semua kritisi soal itu. Tapi ketika keran udah dibuka ni, regulasi ada beberapa yang dihapuskan ni biar mahasiswa ni daftar, misal surat rekom, terus udah beberapa kali KPR buka pendaftaran, sampe MPM sekarang udah diganti jadi Plt. Kalau memang perlu ada demokrasi dan juga menjunjung tinggi asas atau fungsi mahasiswa dan tri dharma silakan vibe lah, jangan berkoar, polemik ni cobalah dikurangi dulu,” pungkas Ichsan.[*]

Editor: Amanta Haura