Beranda Terkini Dua Mahasiswa Kedokteran USK Ikuti Indonesian Medical Student Summit 2022

Dua Mahasiswa Kedokteran USK Ikuti Indonesian Medical Student Summit 2022

BERBAGI
Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. (Rossdita Amallya/DETaK)

Rossdita Amallya | DETaK

Darussalam – Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan mereka yaitu Indonesian Medical Student Summit 2022 (IMSS) yang berlangsung pada 16-20 Februari dengan Universitas Bosowa, Makassar sebagai tuan rumah.

Kegiatan ini merupakan suatu wadah pertemuan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Indonesia yang diikuti oleh delegasi dari seluruh Indonesia. Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan IMSS di antaranya, Musyawarah Nasional (Munas), Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas), Diskusi Panel, SCO Session, dan lomba poster untuk publik. Dua mahasiswa yang mewakili Universitas Syiah Kuala (USK) sebagai delegasi dalam IMSS 2022 yaitu Muhammad Rais Shiddiq dan Ni’mah Syamila, keduanya merupakan mahasiswa dan mahasiswi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran USK angkatan 2019.

Iklan Souvenir DETaK

Muhammad Rais Shiddiq, yang kini juga menjabat sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala menjelaskan bahwa pusat event IMSS 2022 berada di Makassar dan diadakan secara hybrid sehingga para delegasi dari Universitas Syiah Kuala memilih untuk mengikuti kegiatan secara daring mengingat kasus omicron tengah meningkat.

“Pusat event-nya ada di Makassar karena tuan rumah IMSS 2022 ini adalah Universitas Bosowa dan dilaksanakan secara hybrid. Mengingat omicron yang sudah meningkat, jadinya ada delegasi yang hadir secara luring di Makassar dan ada yang hadir secara daring melalui Zoom. Kita dari USK, menghadiri secara daring melalui Zoom,” jelasnya.

Rais juga mengaku bahwa tidak banyak persiapan yang mereka (para delegasi) persiapkan selain manajemen waktu yang baik mengingat para delegasi Universitas Syiah Kuala akan menghadiri IMSS 2022 secara daring.

“Karena delegasi USK ikut secara daring, tidak terlalu banyak yang dipersiapkan kecuali manajemen waktu yang baik karena kita juga masih dalam kondisi ada jadwal perkuliahan dan juga kebetulan kami dari angkatan 2019 sedang melaksanakan ujian blok,” ungkap Rais.

Delegasi lainnya, Ni’mah Syamila, mengatakan bahwa para delegasi belum memiliki kendala selama persiapan menghadapi IMSS 2022. “Sejauh ini kendala dalam persiapan untuk menjadi delegasi belum ada. Alhamdulillah diberi kelancaran oleh Allah SWT,” ujarnya.

Ni’mah berharap para delegasi IMSS 2022 dapat menerapkan dan menyebarluaskan hasil Munas dan Mukernas yang didapat nantinya.

“Harapannya dengan mengikuti IMSS ini, para delegasi akan menerapkan dan menyebar luaskan hasil Munas maupun Mukernas nantinya. Saya juga berharap baik itu untuk institusi maupun untuk ISMKI dapat menjalankan apa yang sudah direncanakan bersama. Saya sendiri sangat berharap bahwa BEM FK USK dapat memayungi mahasiswa FK USK dan menjadi tonggak bagi arah gerak ISMKI,” tutupnya. []

Editor: Della Novia Sandra