Marsa Nurmalisari [AM] | DETaK
Darussalam – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keperawatan (BEM Fkep) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mengadakan salah satu kegiatan tahunannya yaitu “PENA ILMIAH”. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa mengetahui cara penulisan proposal yang baik dan benar sesuai dengan pedoman PKM tahun 2021. Kegiatan ini diselenggarakan melalui aplikasi Zoom Meeting pada 31 Oktober 2021, dimulai pukul 9.00 pagi dan berakhir pukul 12.30 WIB.
PENA ILMIAH tahun 2021 bertemakan “PKM: Shine Your Light, Grow Ideas, and Create Works”. Acara dibuka oleh Sri Intan Rahayuningsih, selaku WD 3 Bidang Kemahasiswaan Fakultas Keperawatan USK. Acara ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama membahas tema acara dengan pemateri Noraliyatun Jannah selaku Secretary of Health Interprofessional Education Centre USK dan Haiyun Nisa selaku Pengelola PKM USK membedah kesalahan proposal, kemudian sesi kedua merupakan bagian sharing PKM bersama Indri Afrianti dan Dzulhijjah Nur Rizki yang merupakan alumni PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa nasional) 2019.

Noraliyatun Jannah dalam pemaparannya tentang langkah awal ikut PKM mengatakan
“Harapannya mulai sekarang diidentifikasi anda semua minatnya kemana, judul-judul, dan ingat yang paling penting membina hubungan dengan prodi-prodi yang lain karena biasanya timnya itu terdiri dari dua prodi atau lebih jadi kesempatan chance untuk menang itu jadi lebih besar”
Bagian bedah proposal oleh Haiyun Nisa menggali tentang proposal yang didanai dan tidak didanai. Perbedaan bagaimana proposal dengan format yang akan membuat proposal diterima atau tidak serta kesalahan-kesalahan penulisan pada proposal sehingga dimaksudkan agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan yang sama kedepannya.
Sesi sharing bersama alumni PIMNAS, Dzulhijjah Nur Rizki menjelaskan beberapa hal dalam membuat kelompok PKM itu sendiri
“Memang ada keahlian yang kita butuhkan dalam buat PKM ini, seperti dalam penulisan, design, kreativitas, dan lain-lain, tetapi pada dasarnya, kalo memang ingin membuat PKM ini, kalo memang ingin coba, coba aja gitu buat tim, mana orang yang terdekat, karena jika kita bekerja sama dengan orang yang terdekat itu pasti akan lebih mudah”
Indri Afrianti juga menambahkan bahwa semua hal dimulai dengan coba-coba, tim mereka ikut PKM hingga PIMNAS pun awalnya juga coba-coba, jadi jangan pernah ragu untuk mencoba hal-hal baru. []
Editor: Hijratun Hasanah










