Nelfira Upika [AM] | DETaK
Darussalam – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bakti Sosial Pembangunan Desa (BSPD) Universitas Syiah Kuala (USK) adakan pembekalan dalam rangka mempersiapkan Bakti Sosial Terintegrasi IV yang akan dilaksanakan pada 26-30 Oktober mendatang. Pembekalan tersebut diadakan di Ruang Kaca, Gedung Gelanggang Mahasiswa USK pada Sabtu, 22 Oktober 2022.
Ketua Umum UKM BSPD, Nirwanda Hendriansyah, menyebutkan kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bekal awal bagi peserta dalam melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Terintegrasi IV di Desa Darat yang terletak di Kabupaten Aceh Jaya. Kegiatan ini berupa penyampaian materi oleh Mudatsir dari Pusat Pelaksanaan dan Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (P3KKN) USK dan Razuardi yang merupakan alumni dari UKM BSPD.

“Kami mengadakan pembekalan untuk kawan-kawan yang memang menjadi peserta Bakti Sosial Terintegrasi IV dan penetapan SOP pada saat bakti sosial nanti ke depannya. Hari ini kita menghadirkan pemateri yang sudah berpengalaman dalam pengabdiannya,” kata Nirwanda.
Nirwanda menambahkan, peserta bakti sosial kali ini tidak hanya mahasiswa USK tetapi juga mahasiswa yang mengikuti program PMM. Ayu Puspita Lestari, salah satu peserta bakti sosial yang merupakan mahasiswi dari Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara mengaku cukup senang dengan kegiatan ini karena dapat bertemu dengan banyak orang serta mendapat banyak ilmu dari sesi penyampaian materi.
“Yang pasti senang dan pastinya jadi tau hal baru karena sebelumnya belum pernah seperti ini di Jepara bahkan di tempat kelahiran saya yaitu di Subang ,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan keikutsertaannya dalam Bakti Sosial Terintegrasi IV yang diadakan UKM BSPD ini merupakan pengalaman yang nantinya cukup berharga karena dapat memberikan kontribusi berupa pengabdian ke daerah baru. Hal tersebut juga merupakan bagian dari kegiatan modul nusantara yang diikutinya sebagai mahasiswi PMM.
“Ini pengalaman pertama dan berharga karena saya berkontribusi sosial di mana bukan di tempat zona nyaman saya. Ditambah lagi ini salah satu rangkaian kegiatan modul nusantara. Jujur pasti ada ketakutan, tapi ketakutan itu mungkin bisa dihilangkan dengan rasa kebersamaan dan kegiatan di sana,” tutupnya.
Nirwanda berharap melalui kegiatan pembekalan, semua peserta dapat menerapkan ilmu yang disampaikan pemateri serta mampu memberikan aksi nyata di Desa Darat nantinya.
“Harapannya kawan-kawan BSPD ataupun peserta baru mampu mengaplikasikan apa yang telah disampaikan pemateri di desa yang menjadi tujuan pengabdian,” harapnya.
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan ini ditutup dengan pengesahan SOP yang telah disetujui bersama oleh seluruh peserta Bakti Sosial Terintegrasi IV.[]
Editor: Indah Latifa










