Beranda Terkini FK USK Jadi Tuan Rumah Muskerwil 1 ISMKI

FK USK Jadi Tuan Rumah Muskerwil 1 ISMKI

BERBAGI
Dokumentasi Kegiatan Muskerwil ISMKI 2022. (Dok. Panitia)

Rossdita Amallya | DETaK

Darussalam – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Syiah Kuala (USK) menjadi tuan rumah untuk kegiatan Musyawarah Kerja Wilayah 1 (Muskerwil) Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia Wilayah (ISMKI) pada 24-27 Maret 2022.

Kegiatan ini merupakan agenda musyawarah tahunan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) Wilayah 1 yang berisi kegiatan Sidang Program Kerja ISMKI Wilayah 1 Periode 2022/2023, pelantikan Pengurus Harian Wilayah ISMKI Wilayah 1, dan talkshow yang diisi oleh Ichsan dan Cut Rizka Rahmi.

Iklan Souvenir DETaK

Muhammad Rais Shiddiq, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Syiah Kuala (USK) mengaku sangat senang terkait FK USK yang tahun ini berhasil menjadi tuan rumah untuk Muskerwil 1 ISMKI 2022.

Alhamdulillah sangat senang dikarenakan Muskerwil ini merupakan program tenderisasi ISMKI dan FK USK berhasil menjadi tuan rumah dan berhasil melaksanakan kegiatan hingga selesai,” ujarnya.

Rais mengatakan bahwa pada Pelantikan Pengurus Harian Wilayah ISMKI Wilayah 1 ada 2 (dua) delegasi dari FK USK yang dilantik menjadi pengurus selanjutnya.

“Ada dua delegasi dari mahasiswa FK USK yang akan dilantik sebagai pengurus yaitu Shafira Nurul Aini dan Raudhatul Kamilah Harahap,” ungkap Rais.

Fashiha Qurrotul Aini selaku Ketua Panitia Kegiatan Muskerwil ISMKI mengatakan bahwa ada banyak sekali persiapan yang harus para panitia siapkan terutama di era Covid-19.

“Selama acara berlangsung, tentunya banyak sekali persiapan yang harus kami (panitia) persiapkan, apalagi di era Covid ini. Tentunya kami harus menyiapkan surat permohonan izin acara, surat perizinan satgas, surat undangan pemateri serta yang paling penting adalah persiapan tiap-tiap rangkaian acara agar menarik serta berkesan,” ungkapnya.

Fashiha juga menerangkan Tak ada kendala besar yang dihadapi oleh para panitia selain kesulitan mencari tempat acara. Penyebabnya dikarenakan banyaknya acara lain yang berlangsung, salah satunya Muktamar IDI yang merupakan acara besar di bidang Kedokteran. Kendala teknis juga terjadi di hari acara.

“Untuk kendala yang sangat besar tidak ada, namun saja kebetulan pada saat acara kami berlangsung, banyak beradu dengan acara FK lainnya, termasuk saat itu sedang diadakannya Muktamar IDI yang merupakan acara yang sangat besar. Sehingga agak sedikit sulit mendapatkan tempat untuk panitia. Hambatan lainnya hanya seperti kendala teknis yang tidak dapat kita prediksi saat hari H acara,” tambahnya.

Fashiha berharap FK USK dapat menjadi tuan rumah acara besar lainnya, tidak hanya acara berskala nasional namun juga skala internasional.

“Harapan saya ke depan, semoga FK USK dapat menjadi tuan rumah di acara besar lainnya. Tidak hanya di skala nasional namun skala internasional, dan semoga FK USK selalu dapat menjadi tuan rumah yang sukses dan berkesan,” tutupnya.[]

Editor: Amanta Haura