Zarifah Amalia & Defi Ulantari | DETaK
Darussalam-Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dihadiri oleh Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Dr. Rina Suryani Oktari, Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Wira Dharma, Kepala Sub-Direktorat dan Kepala Seksi Direktorat Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, serta dihadiri oleh para Wakil Dekan dari seluruh fakultas yang ada di USK. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Senat, Gedung Rektorat USK, pada Senin, 14 September 2026.
Ketua DPM USK periode 2026, Muhammad Alfhat Gifari, mengatakan bahwa RDP ini digelar sebagai wadah untuk menampung beragam keresahan mahasiswa dari setiap fakultas. Menurutnya, daripada keresahan tersebut disampaikan dengan cara yang berlebihan atau kurang etis, DPM berupaya menjembatani dan memfasilitasi forum seperti RDP sebagai ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi mereka.

“Keresahan mahasiswa setiap fakultas itu ada banyak sekali, daripada melonjak secara yang kemudian kurang etis dan lain sebagainya, apa gunanya kita sebagai Dewan Perwakilan untuk kemudian membuat dan menjembatani forum-forum seperti ini,” ujarnya.
Salah satu isu yang dibahas dalam RDP tersebut adalah kondisi fasilitas Asrama USK. Sebelumnya, DPM USK telah membentuk panitia khusus (pansus) untuk meninjau kondisi dan kelengkapan fasilitas asrama pada Jumat (4/9/2026). Dalam RDP, pansus menyampaikan sejumlah hasil observasi di lapangan, di antaranya kondisi tangga yang rusak, ketersediaan air bersih yang terbatas, serta koneksi internet yang lambat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Asrama USK, Akhmad Baihaqi, mengatakan bahwa pihak asrama telah menambah dan memperbaiki sejumlah fasilitas. Ia menyebutkan bahwa sumur bor tambahan telah dibuka untuk mengatasi persoalan ketersediaan air bersih, sementara beberapa fasilitas lainnya masih dalam tahap perbaikan dan peninjauan.
“Kami sudah membuka sumur bor tambahan untuk mengatasi permasalahan air bersih. Terkait air yang kecil, kami juga mengantisipasi agar penghuni asrama tidak boros air, jadi itu memang kebijakan kami. Beberapa kamar mandi juga sudah dalam perbaikan, dan untuk fasilitas lain juga sedang dalam tahap peninjauan kembali,” ungkapnya.
Dr. Rina Suryani Oktari, Wakil Rektor III, mengatakan bahwa ia mengapresiasi pelaksanaan RDP tersebut karena menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka, khususnya dalam masa perencanaan.
“Kita sangat mendukung komunikasi seperti ini yang konstruktif, dan harapannya tidak hanya berhenti di kertas saja tapi juga bisa di follow up oleh masing-masing fakultas termasuk di tingkat universitas juga,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi dari masing-masing DPM fakultas yang ditanggapi langsung oleh para wakil dekan yang hadir. Setelah RDP berlangsung, masing-masing fakultas diharapkan dapat menindaklanjuti dan membahas permasalahan yang disampaikan secara lebih mendalam bersama wakil dekan dan perwakilan mahasiswa di fakultas masing-masing. []
Editor: Zalifa Naiwa Belleil










