Beranda Siaran Pers Mahasiswa KKN Literasi USK Gelar Kegiatan Literasi di SD Negeri Lamjampok, Aceh...

Mahasiswa KKN Literasi USK Gelar Kegiatan Literasi di SD Negeri Lamjampok, Aceh Besar

BERBAGI
Mahasiswa KKN USK Melaksanakan Kegiatan Literasi pada Anak-Anak di SD Negeri Lamjampok, Aceh Besar. (Doc. Panitia)

Nasywa Nayyara Tsany | DETaK

Darussalam – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi 36 Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan literasi di SD Negeri Lamjampok, Aceh Besar, pada Rabu, 23 Juli 2026, sebagai upaya mendorong minat baca dan meningkatkan kemampuan literasi siswa. Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai aktivitas yang mengajak siswa untuk lebih aktif membaca, memahami isi bacaan, serta mengembangkan kemampuan menulis dan bercerita.

Muhammad Shafiq Alfaiz, selaku Ketua KKN Literasi 36, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengembangkan minat dan kebiasaan literasi siswa di SD Negeri Lamjampok. Menurutnya, kegiatan literasi menjadi salah satu upaya untuk membiasakan siswa membaca dan mengembangkan kemampuan mereka dalam memahami serta mengolah informasi dari bahan bacaan.

Iklan Souvenir DETaK

“Tujuan utamanya untuk mengembangkan minat literasi siswa di SD Lamjampok ini. Targetnya adalah meningkatkan kebiasaan literasi siswa SD Negeri Lamjampok,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah kegiatan literasi dilakukan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi siswa. Kegiatan tersebut di antaranya Read Me a Book, membaca nyaring, dan menulis cerita berdasarkan isi buku yang telah dibaca. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya diajak untuk membaca, tetapi juga diberikan kesempatan untuk memahami isi bacaan dan menuangkan kembali pemahamannya dalam bentuk tulisan.

Dasriani, selaku Kepala SD Negeri Lamjampok, mengatakan kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi minat mereka dalam membaca dan menulis. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan dalam membaca, bercerita, dan memahami pentingnya literasi dalam proses pembelajaran.

“Alhamdulillah dengan kegiatan ini siswa mampu mengeksplor minatnya dalam membaca, kemudian dalam kegiatan menulis. Siswa bisa eksplor kegiatan ini sebagai minat belajar mereka tentang ilmu bahasa, membaca, bercerita, dan menulis,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan literasi dapat terus dilanjutkan setelah program KKN berakhir. Menurutnya, kegiatan literasi tidak seharusnya hanya dilakukan ketika mahasiswa KKN hadir di sekolah, tetapi juga dapat diteruskan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari, terutama pada waktu luang.

“Harapan Ibu adalah seandainya bisa kegiatan ini selalu ada, jadi tidak hanya dengan melalui mahasiswa KKN, tetapi guru-guru juga bisa melanjutkan di hari-hari yang jam kosong, di hari-hari ada senggang waktu belajar, sehingga literasi ini bisa dilanjutkan,” ujarnya. []

Editor: Zalifa Naiwa Belleil