Beranda Terkini Fakultas Kedokteran USK Kembali Sosialisasikan AKMK

Fakultas Kedokteran USK Kembali Sosialisasikan AKMK

BERBAGI
Foto bersama panitia dan peserta sosialisasi AKMK 2022 15/10/2022 (Dok. Panitia)

Fayza Ramulan [AM] | DETaK

Darussalam Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mengadakan sosialisasi Aksi Kemanusiaan Mahasiswa Kedokteran (AKMK) pada Sabtu, 15 Oktober 2022 bertempat di Ruang F1 FK USK. Kegiatan sosialisasi yang kedua ini dilaksanakan mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai.

Salah satu panitia AKMK 2022, Farah Meutia, menjelaskan bahwa AKMK merupakan acara tahunan yang dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala sebagai pengabdian masyarakat dalam bidang kesehatan yang memiliki konsep meningkatkan kualitas hidup dengan standar kesehatan yang telah diperbaharui selama Covid-19.

Iklan Souvenir DETaK

Secara garis besar AKMK memiliki beberapa acara besar di antaranya, Konsultasi Dokter Spesialis (KDS), Sunatan Masal (Sirkumsisi), Home Visit (Pemeriksaan kesehatan dari rumah ke rumah), dan beberapa rangkaian acara lainnya.

Farah juga menambahkan bahwa sosialisasi kali ini sangat penting dan diperuntukkan bagi seluruh Mahasiswa Fakultas Kedokteran 2022.

“Sosialisasi diperlukan sebagai himbauan kepada calon peserta (mahasiswa 2022) dan pemberian informasi mengenai rangkaian besar acara. Ini sangat diperlukan agar para calon peserta tau dan dapat memahami tentang acara AKMK itu sendiri,” ujarnya.

Zikriyah, salah satu mahasiswa Fakultas Kedokteran yang mengikuti sosialisasi AKMK kali ini mengaku bahwa sosialisasi kedua ini sudah menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab pada sosialisasi pertama. Pasalnya pada sosialisasi kali ini, panitia dengan jelas  mengatakan bahwa kegiatan AKMK ini resmi dari fakultas dan sudah mendapatkan izin dari pihak Dekanat, yang berarti kegiatan ini sudah benar-benar mendapatkan persetujuan dari kampus.

“Menurut aku yang udah ikut sosialisasi hari ini sama yang kemaren itu. Terlepas dari wajib atau engga-nya. Kegiatan AKMK ini tuh pasti akan menambah pengalaman tentunya. Dan pasti seru. Kita juga nanti kan bakal jumpa sama masyarakat terus sama kawan-kawan. Dan setidaknya aku kuliah ini adalah momen di mana aku pernah ngerasain hal mungkin sebelumnya belum pernah aku rasain. Kayak bakti sosial ini aku belum pernah ikut kan nah mumpung sekarang ada waktunya jadi kenapa engga gitu ya aku mending aku ikut aja kan,” ucapnya.

Farah Meutia di akhir juga menambahkan bahwa mahasiswa-mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi tidak perlu membayar registration fee yang sudah ditentukan.

“Seperti yang udah dibilang oleh direktur tadi, yang Bidikmisi itu gratis untuk biaya regfeenya,” tutupnya. []

Editor: Indah Latifa