Beranda Terkini HIMAPOL USK Memperingati Tahun Baru Islam 1443 Hijriah dengan Adakan Webinar

HIMAPOL USK Memperingati Tahun Baru Islam 1443 Hijriah dengan Adakan Webinar

BERBAGI
(Dok. Panitia)

Teuku Ichlas Arifin | DETaK

Darussalam- Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan webinar untuk memperingati Tahun Baru Islam 1443 Hijriah dengan tema “Menyambut Tahun Baru Islam Diiringi Semangat Mengintensifkan Ibadah Walaupun di Tengah Wabah” pada Selasa, 10 Agustus 2021. Webinar ini diisi oleh pemateri Ilham Maulana, selaku Wakil Dekan III FMIPA USK dan Muhammad Khalil selaku mahasiswa Jurusan Ilmu Politik USK sebagai moderator.

Pada awal webinar berlangsung, Ilham Maulana mengatakan bahwa kita patut bersyukur bahwa kita hari ini masih bisa menikmati tonggak sejarah yang dibawa oleh Rasulullah SAW.

Iklan Souvenir DETaK

“Dan sampai hari ini kita masih di dalam Islam, itu sesuatu yang sebenarnya agak berbeda dibandingkan dengan agama-agama lain,” ujarnya.

Ilham juga menuturkan bahwa ada banyak sekali hal yang kita bisa pelajari dari peristiwa hijrahnya Nabi SAW, pertama sekali adalah peristiwa ini dijadikan sebagai perhitungan awal mula Tahun Baru Islam.

“Arab itu tidak diketahui angka tahun, diketahui cuma bulan. Dan bulan pun mereka cuma menghitung Muharram, tapi tidak diketahui itu bulan berapa, tidak dihitung bulannya. Ini bulan Muharram, ini bulan Safar, ini bulan Ramadhan misalnya. Sementara tahun juga mereka sebut dengan tahun itu sesuai dengan nama, maka munculah tahun gajah,” ucapnya.

Lalu ia juga menjelaskan bahwa Umar bin Khattab punya banyak gubernur, salah satu gubernurnya mempertanyakan kepada Umar bin Khattab tentang surat-surat yang dikirimkan oleh Umar bin Khattab tidak ada angka tahun dan hanya ada bulan. Sehingga akhirnya Umar bin Khattab mengajak para sahabat untuk menentukan angka tahun untuk penanggalan.

“Sehingga muncullah ide dari Ali bin Abi Thalib kemudian mengusulkan kita ambil tanggal hijrahnya Nabi SAW sebagai tanggal pertama tahun baru Islam,” sambungnya.

Ilham juga menjelaskan bahwa kenapa bulan Muharram diambil sebagai bulan pertama dalam tahun Islam karena bulan Muharram dianggap sebagai tonggak pertama hijrahnya Nabi SAW. Juga satu pelajaran yang dapat diambil adalah bahwa betapa Islam ini semangat untuk berbeda dari kaum sebelumnya itu besar sekali. “Filosofi untuk tidak sama dengan mereka itu Umar bin Khattab didapatkan dari mana? dari Nabi SAW,” tegasnya.

Lalu Ilham juga menuturkan bahwa kita harus paham betul di mana posisi-posisi yang menjadi batas untuk menyatakan beda antara kita dan mereka. “Dan itu sebabnya Nabi SAW menunjukkan kepada kita batas yang tegas antara kita dan mereka, mana batasnya? batasnya ternyata di aqidah,” ujarnya.

Di akhir webinar beliau juga mengajak peserta webinar untuk selalu berusaha, belajar, dan menuju jalan yang lebih baik dari sebelumnya.

“Mari pada hari ini kita berusaha untuk belajar dan memilih jalan yang diridhai Allah SWT, jalan yang Allah SWT tidak marah, dan jalan yang kita tidak tersesat dari jalan Allah SWT. Itulah sebenarnya semangat dari ijtihad, semangat untuk menuju ke jalan yang lebih baik, lebih benar daripada sebelumnya,” pungkasnya. []

Editor: Muhammad Abdul Hidayat