Ade Irma Aprianti | DETaK
Darussalam—Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Rumah Qur’an Darussalam (RQS) Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan HARMONI I Tahun 2026 dengan mengusung konsep perlombaan dan pengembangan diri pada 14–16 September 2026.
Kegiatan ini menjadi pelaksanaan perdana yang dirancang sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang Qur’ani.

Ketua Panitia HARMONI 1, Hazirah Bulqis, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah awal UKM RQS USK dalam menghadirkan ruang kompetisi sekaligus pembinaan bagi generasi muda di lingkungan Universitas Syiah Kuala dan Aceh.
“Melalui HARMONI, kami ingin memberikan ruang bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk mengembangkan potensi dan kemampuan di bidang Qur’ani melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan kompetitif,” ujar Hazirah.
HARMONI 1 terdiri atas dua kategori perlombaan, yaitu kategori umum dan kategori internal Universitas Syiah Kuala. Kategori umum diperuntukkan bagi pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Aceh dengan rentang usia 16–22 tahun, sedangkan kategori internal dikhususkan bagi mahasiswa USK.
Menurut Hazirah, kategori internal USK tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi salah satu sarana untuk menjaring dan mempersiapkan calon kafilah USK dalam menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) 2027.
“Untuk kategori internal USK, salah satu tujuannya juga sebagai sarana menjaring dan mempersiapkan calon kafilah USK untuk MTQMN 2027,” katanya.
Selain perlombaan, HARMONI 1 menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung yang berfokus pada pengembangan wawasan dan potensi peserta. Salah satunya ialah Webinar Internasional bertema “Strategi Mendekatkan Diri dengan Al-Qur’an di Tengah Distraksi Digital”.
Webinar tersebut menghadirkan narasumber yang merupakan hafiz asal Aceh yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Narasumber tersebut juga merupakan delegasi Indonesia pada MTQ Internasional di Yordania pada 2023.
Kegiatan lainnya adalah Qur’anic Talent Corner, yakni ruang pengembangan potensi Qur’ani yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar, berdiskusi, serta memperoleh bimbingan secara langsung bersama mentor yang berpengalaman.
Hazirah menjelaskan, kehadiran berbagai kegiatan pendukung tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih luas kepada peserta sehingga HARMONI tidak hanya berorientasi pada perlombaan.
“Jadi, HARMONI tidak hanya menjadi tempat untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar dan mengembangkan potensi,” ujarnya.
Ia juga berharap HARMONI dapat menjadi salah satu ruang yang mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan potensi dan prestasi di bidang Qur’ani.
“Harapannya, mahasiswa tidak hanya mampu meningkatkan potensi dan prestasi dalam bidang Qur’ani, tetapi juga memiliki semangat untuk terus belajar, berkarya, dan berkontribusi dengan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an,” harapnya.[]
Editor: Husniyyati










