BERBAGI

Qatrunnada [AM] & Kurnia Warahmah [AM] | DETaK

Darussalam—Sejumlah mahasiswa mengungkapkan keresahan mereka akibat kurangnya keamanan di daerah Darussalam pada Kamis, 15 Oktober 2026. Keamanan yang dianggap tidak terlalu ketat membuat beberapa mahasiswa merasa cemas bahkan saat siang hari,

Febry Chairillah, mahasiswa Ilmu Kelautan yang menjadi korban pencurian motor saat sedang berada di kampus menceritakan kejadian naas yang terjadi padanya. Menurutnya, cctv yang kurang memadai di berbagai tempat, menjadi sasaran empuk bagi para pelaku kejahatan. Di mana banyaknya titik buta yang tidak dapat dijangkau oleh cctv, sehingga memudahkan pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya.

Iklan Souvenir DETaK


”Saya merupakan salah satu korban kehilangan. Pada tanggal 24 September 2026, saya sedang MK datang ke kampus pada jam 08.03 dan keluar mk di jam 11.30. Saya menyadari motor saya yang menghilang entah kemana. Saya sudah mondar mandir mendatangi Pak Satpam sampai akhirnya melihat cctv gedung, yang akhirnya saya melihat ada yang mengambil pada jam 08.07.”


Evi Kumalasyari, merupakan seorang mahasiswa bimbingan dan konseling yang mengalami kasus pencurian tabung gas di kost nya, menyampaikan kekecewaan yang ia alami.


“Menurut saya maraknya pencurian di daerah Darsa ini sangat memprihatikan, apalagi seperti kita anak rantau yang jauh dari orang tua yang cuma ngekos di sini dapat membuat kami merasa takut, tidak aman, dan kami juga merasa khawatir dengan barang-barang yang kami miliki. Seharusnya kos itu menjadi tempat yang aman untuk beristirahat.”


Bukan hanya di kampus, daerah sekitar juga terkena dampaknya. Kasus pencurian yang terjadi di lingkungan tempat tinggal mahasiswa, menambahkan keresahan mereka terhadap keamanan di wilayah tersebut. Kondisi ini membuat mahasiswa merasa waswas, terutama ketika harus meninggalkan kos saat sedang berkuliah. Bagi mahasiswa rantau yang jauh dari keluarga, keamanan menjadi salah satu hal terpenting agar dapat menjalankan aktivitas dengan tenang.

Nadiratul Ula, mahasiswa Ilmu komputer merupakan salah satu korban pencurian motor juga berharap, keamanan lingkungan sekitar dapat ditingkatkan lagi oleh aparat keamanan.


“Harapan aku, pihak keamanan setempat maupun aparat kepolisian bisa bertindak lebih tegas dan cepat, dapat menindaklanjuti dan mengusut tuntas laporan-laporan pencurian yang sudah masuk agar ada efek jera.”

Banyaknya cctv yang belum sampai ke beberapa titik rawan diharapkan dapat segera ditambahkan. Patroli rutin juga dapat dilakukan agar kejadian ini tidak terulang kembali. Harapannya agar pengawasan di daerah sekitar Darussalam lebih ketat lagi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.[]

Editor: Husniyyati