
Putri Azkia Syakira [AM] & Alya Anjadelisya Hasibuan | DETaK
Darussalam-Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMMAT) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggelar Pekan Ilmiah Matematika (PIM) XVI yang mengusung tema “Math Beyond Numbers” di Auditorium lantai 3 FKIP USK pada 5-10 Oktober 2026.
Acara ini bertujuan sebagai wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kreativitas, inovasi, dan kemampuan berpikir peserta, sekaligus menumbuhkan minat serta kecintaan generasi muda terhadap matematika. Pada pelaksanaan PIM XVI tahun ini, terdapat berbagai cabang perlombaan yang dikemas untuk pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum, diantaranya berupa microteaching, Lomba Infografis, Kontes Literasi Matematika, Hitung Cepat Tingkat SMP, Hitung Cepat tingkat Umum, Cerdas Cermat Matematika, serta Olimpiade Nasional.

Umar Sidik, ketua panitia menyampaikan jika letak keunikan yang membedakan antara Pekan Ilmiah Matematika tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya terdapat pada kegiatan seminar yang mengulas tentang Artificial Intelligence (AI).
“Keunikan dari tema tahun ini kami coba kaitkan dengan seminar yang membahas peluang dan tantangan Artificial Intelligence (AI). Lewat tema ini, kami ingin menyampaikan bahwa matematika itu bukan sekadar angka atau rumus, tetapi bisa diikatkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Ia juga menambahkan harapannya ke depan agar kepengurusan selanjutnya dapat menyiapkan acara yang lebih terstruktur dan dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
“Harapan ke depannya untuk tim selanjutnya semoga bisa lebih terstruktur, lebih besar, dan lebih meriah. Kemudian untuk acara selanjutnya semoga makin banyak peminatnya dan jangkauannya lebih luas,” ucapnya.
Tidak hanya mendapat respons antusias dari para panitia acara, kegiatan Pekan Ilmiah Matematika tahun ini juga mendapat respons positif dari berbagai peserta. Salah satunya adalah Nazwa Ruziqna yang mengungkapkan antusiasnya terhadap topik AI yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini.
“Aku sangat antusias pastinya, sangat seru ya karena tahun ini memang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini mengikuti zaman kita sekarang yaitu AI, jadi AI itu gak cuma dipakai buat asal-asalan, tapi AI juga bisa dikembangkan menjadi pembelajaran,” ungkapnya.[]
Editor: Naisya Alina









